Bukan ogah bayar, penjual nasi uduk ungkap awal mula bentrok di Matraman karena geber-geber motor

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Senin, 27 Juli 2026 | 15:50 WIB
Gerobak nasi uduk yang dirusak di Matraman sebelum bentrok kelompok warga pecah (Instagram/bangranistones)
Gerobak nasi uduk yang dirusak di Matraman sebelum bentrok kelompok warga pecah (Instagram/bangranistones)

Baca Juga: Soal kasus main hakim sendiri yang tewaskan pria di Bali, Kementerian HAM bakal dampingi keluarga korban

Rusdi menyebut sekitar 10 orang datang menggunakan sepeda motor. Mereka diduga mencari orang yang menegur sebelumnya, namun tidak menemukannya.

“Abis ditegur, enggak lama kemudian manggil abang-abangnya datang. Kurang lebih 10 orang, naik motor semua,” jelasnya.

Karena tidak menemukan orang yang dicari, kelompok tersebut diduga meluapkan emosi dengan melakukan perusakan terhadap gerobak dagangan Rusdi.

“Awalnya nanya-nanya doang, mungkin karena enggak dapet orangnya, jadi emosinya membabi buta,” tambahnya.

Baca Juga: Ayah tewas dikeroyok massa usai diduga curi ayam aduan di Bali, viral anak menangis pilu saat jenazah tiba di rumah duka

Meski tidak menggunakan senjata, aksi mereka menyebabkan kerusakan dan memicu bentrokan yang lebih luas di kawasan tersebut.

Gerobak rusak, Rusdi tetap ikhlas berjualan

Akibat kejadian itu, gerobak nasi uduk milik Rusdi mengalami kerusakan pada bagian roda dan kaca. Dagangannya juga sempat berserakan.

Rusdi juga mengalami luka ringan di bagian kaki akibat serpihan kaca.

“Ini yang rusak cuma kaca sama roda, masih bisa dibenerin. Saya cuma kena pecahan beling di kaki,” ujarnya.

Meski menjadi korban, Rusdi memilih bersikap ikhlas dan tetap melanjutkan aktivitas berdagang.

Baca Juga: Viral kepala BGN cerita banyak makan telur ayam saat kecil hingga bisulan, dokter: Sebenarnya makanan padat gizi

“Yaudah gimana lagi, sudah Suratan Ilahi. Masih bisa dagang, kerusakannya enggak parah-parah banget,” katanya.

Korban jiwa dan penanganan polisi

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X