Meski terjadi dinamika di lapangan, Pertamina memastikan bahwa penindakan terhadap oknum sopir tidak mengganggu operasional distribusi secara keseluruhan.
Baca Juga: Ruang kelas bocor disorot, Kang Rey pastikan perbaikan sekolah dikawal ketat
Perusahaan menyebut, sistem penyaluran energi dari terminal bahan bakar hingga ke SPBU saat ini tetap berjalan dalam kondisi aman dan terkendali.
Distribusi BBM ke berbagai wilayah di Sumut pun dilaporkan telah kembali normal dengan stok yang mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Hal ini menjadi bukti bahwa sistem distribusi tetap berjalan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan perusahaan.
Penegakan aturan demi keandalan energi
Pertamina menegaskan, langkah tegas terhadap oknum sopir tangki merupakan bagian dari upaya menjaga integritas rantai pasok energi nasional.
Penegakan aturan ini juga menjadi komitmen perusahaan dalam memastikan setiap proses distribusi berjalan sesuai standar operasional yang berlaku.
Dengan pengawasan yang diperketat, Pertamina berharap ke depan tidak ada lagi pelanggaran serupa yang berpotensi mengganggu distribusi BBM di daerah.
Selain itu, langkah ini juga diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap layanan distribusi energi nasional.***
Artikel Terkait
Bahlil buka peluang harga Pertamax naik, sebut BBM nonsubsidi ikuti minyak dunia
Di balik wacana peluncuran BBM B50, ada hasil uji coba ESDM yang pernah disebut bikin filter kendaraan cepat rusak
Dugaan penyaluran BBM ilegal ke SPBU Genteng Wetan, ini alasan truk tangki Pertamina yang kini disegel
Bahlil soal harga BBM nonsubsidi Juli 2026: Kita lihat nanti, harus fair dong!
Pertamina ungkap alasan turunkan harga Pertamax Turbo dan 2 BBM nonsubsidi lainnya, sebut soal dinamika pasar minyak dunia
Sentilan tegas Prabowo pada orang kaya: Pakai Lamborghini, tidak masalah dong bayar mahal BBM
Duh! Antrean panjang BBM picu jeritan kecewa warga di Sumut: Seperti antre bansos, padahal beli pakai duit