Bambang Herdadi dorong MBG dilanjutkan: Kunci lahirkan generasi sehat dan kompetitif

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Sabtu, 4 Juli 2026 | 21:05 WIB
Tokoh masyarakat Kabupaten Subang, Bambang Herdadi, memberikan keterangan kepada awak media usai menghadiri kegiatan istighosah dan doa bersama di halaman Masjid Agung Al Musabaqoh, Subang, Jumat 3 Juli 2026
Tokoh masyarakat Kabupaten Subang, Bambang Herdadi, memberikan keterangan kepada awak media usai menghadiri kegiatan istighosah dan doa bersama di halaman Masjid Agung Al Musabaqoh, Subang, Jumat 3 Juli 2026

Tokoh masyarakat Kabupaten Subang, Bambang Herdadi (kemeja biru), bersama sejumlah tokoh masyarakat lainnya saat menghadiri kegiatan istighosah dan doa bersama di Subang, Jumat 3 Juli 2026
Tokoh masyarakat Kabupaten Subang, Bambang Herdadi (kemeja biru), bersama sejumlah tokoh masyarakat lainnya saat menghadiri kegiatan istighosah dan doa bersama di Subang, Jumat 3 Juli 2026

Menurutnya, hanya sebagian kecil masyarakat yang mampu mencukupi kebutuhan gizi secara optimal tanpa bantuan.

Oleh karena itu, kehadiran program MBG dinilai sangat relevan untuk menjawab tantangan tersebut.

Baca Juga: Pesawat dibakar dan pilot dibunuh di Papua, pemerintah kutuk keras aksi KKB

Program ini, kata dia, bukan sekadar bantuan sosial, tetapi juga bentuk intervensi strategis pemerintah dalam mengurangi kesenjangan sosial, khususnya di bidang kesehatan dan pendidikan.

Dampak nyata bagi ekonomi lokal

Tak hanya berdampak pada kesehatan, Bambang juga menilai MBG memberikan efek domino terhadap perekonomian lokal.

Ia mengapresiasi keterlibatan pelaku usaha seperti peternak ayam petelur dan pemasok bahan pangan yang turut mendukung keberlangsungan program.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha lokal menjadi kekuatan utama agar program berjalan optimal sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Baca Juga: Bagaimana kronologi kasus aniaya istri polisi di Tegal? Ada dugaan korban dicekoki sabu sejak awal hubungan

“Ini bukan hanya soal makan bergizi, tapi juga bagaimana program ini mampu menggerakkan ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Evaluasi jadi bagian penyempurnaan

Bambang juga menanggapi berbagai catatan dan evaluasi terhadap pelaksanaan program MBG. Ia menilai hal tersebut sebagai proses yang wajar dalam kebijakan berskala nasional.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa kekurangan yang ada seharusnya menjadi bahan perbaikan, bukan alasan untuk menghentikan program.

Baca Juga: Sawah mengering di Subang, ratusan hektare padi terancam gagal panen

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X