Alih fungsi lahan ke tebu disorot GMNI Subang, ancam identitas nanas dan teh hingga risiko lingkungan

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Rabu, 10 Juni 2026 | 12:18 WIB
Moehamad Rizky, kader GMNI Subang sekaligus mahasiswa Universitas Mandiri, menyoroti isu alih fungsi lahan nanas dan teh menjadi tebu di Subang selatan (Dok. GMNI Subang)
Moehamad Rizky, kader GMNI Subang sekaligus mahasiswa Universitas Mandiri, menyoroti isu alih fungsi lahan nanas dan teh menjadi tebu di Subang selatan (Dok. GMNI Subang)

GMNI Subang mendorong pemerintah dan pihak terkait untuk membuka ruang dialog dengan masyarakat, akademisi, dan kelompok lingkungan sebelum mengambil keputusan strategis.

Menurut Rizky, pembangunan daerah harus berlandaskan prinsip keberlanjutan, bukan hanya pertumbuhan ekonomi sesaat.

“Subang tidak boleh kehilangan identitasnya. Pembangunan harus mampu menjaga keseimbangan antara ekonomi, lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X