Selain praktik pengikatan, rekonstruksi juga mengungkap adanya pembiaran terhadap kondisi anak-anak yang tetap dalam keadaan terikat, bahkan saat sedang beristirahat.
Baca Juga: Buku ‘Presiden Solusi’ ungkap 108 kebijakan Prabowo, disusun ringkas agar mudah dipahami publik
“Dia ditidurkan dalam keadaan terikat semua, tapi dalam kondisi terlentang gitu,” ungkap Risky.
Kondisi tersebut disebut sesuai dengan temuan saat aparat kepolisian melakukan penggerebekan di lokasi. Saat itu, petugas menemukan anak-anak dalam kondisi tidak dapat bergerak.
“Memang waktu saat kita melakukan penggerebekan itu kita lihat langsung ada anak dalam kondisi terlentang dan muntah dan nangis, karena sudah tidak bisa bergerak ya,” jelasnya.
Ikatan dibuka saat penjemputan dan dokumentasi
Terkait durasi pengikatan, pihak kepolisian menyebut bahwa hal tersebut bergantung pada waktu penjemputan oleh orang tua. Anak-anak tetap dalam kondisi terikat hingga dijemput.
Baca Juga: Viral pria di Manado lari dari kamar mandi dengan badan penuh sabun saat gempa M 7,7
“Kadang-kadang anak ada yang diambil jam 10.00 WIB, ada yang jam 12.00 WIB, ada yang jam 14.00, ada yang jam 17.00 WIB. Ini semua tergantung dari orang tua mengambil jam kapan gitu,” terang Risky.
Selain saat penjemputan, ikatan juga dilepas ketika pengasuh mengambil dokumentasi kegiatan anak seperti saat makan atau mandi untuk dikirimkan kepada orang tua.
Dalam kasus ini, total terdapat 13 tersangka yang telah ditetapkan, terdiri dari DK selaku ketua yayasan, AP sebagai kepala sekolah, serta sejumlah pengasuh lainnya berinisial FN, NF, LIS, EN, SRM, DR, HP, JK, SRJ, DO, dan DM.
Jumlah korban awalnya tercatat sebanyak 53 anak. Namun, seiring perkembangan penyelidikan, jumlah tersebut diperkirakan bertambah hingga lebih dari 100 anak, termasuk anak-anak yang masih dititipkan maupun yang telah menjadi alumni daycare tersebut.***
Artikel Terkait
Sejoli di Bandung terseret isu KDRT, video CCTV diduga rekam aksi kekerasan hingga permintaan maaf pelaku
Viral Daycare Little Aresha di Yogyakarta digerebek, dugaan anak diikat picu kemarahan publik
Viral curhat ibu soal daycare Little Aresha, ungkap luka memar anak dan pengakuan usai visum
Kasus daycare Little Aresha Yogyakarta terkuak, eks karyawan jadi kunci terbongkarnya dugaan penganiayaan
Terungkap! Kekerasan di daycare Little Aresha diduga sudah lama, pengasuh ikat anak atas perintah yayasan
Curhatan ayah korban daycare Little Aresha viral, anak alami trauma hingga takut gelap
Dugaan kekerasan anak di Pasar Senen Jakpus viral, korban disebut sering dianiaya hingga tidur di teras