Pernyataan ini diharapkan dapat meredam kekhawatiran masyarakat sekaligus memberikan pemahaman bahwa program pembibitan tebu tidak menghapus identitas daerah, melainkan berjalan berdampingan dengan komoditas yang sudah ada.
Ke depan, sinergi antara program pemerintah dan pelestarian identitas lokal diharapkan dapat berjalan seimbang, sehingga pembangunan sektor pertanian tetap memperhatikan nilai historis dan kearifan lokal yang telah melekat di masyarakat.***
Artikel Terkait
Dibarengi rintik hujan, Kapolsek Jalancagak bagikan langsung takjil disekitaran Bundaran Tugu Nanas
Sinergi dengan TNI, Polsek Jalancagak kembali bagikan takjil disekitaran Bunderan Tugu Nanas
Gubernur Dedi Mulyadi apresiasi langkah cepat Polres Subang tangkap oknum pungli pedagang nanas
BP4D Subang soroti pentingnya ekosistem inovasi daerah, sabun nanas Sanatsu masuk tiga besar KIJB 2025
Dekranasda Subang dorong serat daun nanas jadi identitas baru UMKM lokal
Rentetan pohon tumbang terjang Jalancagak–Ciater, polisi evakuasi cepat demi keselamatan warga
Serat nanas dan songket sieup jadi andalan Subang di pameran kerajinan nasional Bandung