Sempat terkendala kabut tebal, pendaki Malaysia yang cedera di Gunung Rinjani berhasil dievakuasi dan diterbangkan ke Bali

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Rabu, 27 Mei 2026 | 00:13 WIB
Pendaki asal Malaysia dievakuasi karena alami cedera di Gunung Rinjani (Instagram/pos_sarkayangan)
Pendaki asal Malaysia dievakuasi karena alami cedera di Gunung Rinjani (Instagram/pos_sarkayangan)

Kabut tebal menutupi area Pelawangan 2 Sembalun sehingga menghambat visibilitas helikopter.

“Pada Senin sore, kru helikopter mengalami kendala kabut tebal yang menyelimuti kawasan Pelawangan 2 Sembalun,” tulis keterangan tersebut.

Baca Juga: Diduga riset bodong di ISPPD 2026, periset RI ungkap dampaknya: Memalukan dan rugikan yang lain

Meski pilot sempat berupaya mencari celah pandang, jarak visual yang sangat terbatas membuat evakuasi harus dibatalkan demi keselamatan penerbangan. Helikopter kemudian kembali ke pangkalan di Bali.

Meski demikian, BASARNAS tetap melakukan pemantauan kondisi korban di lokasi dan memastikan korban tidak dipindahkan sambil menunggu cuaca membaik.

Evakuasi berhasil dilakukan ke Bali

Evakuasi akhirnya berhasil dilakukan pada Selasa pagi saat kondisi cuaca lebih bersahabat.

Helikopter berhasil menjemput korban dari kawasan Rinjani dan langsung diterbangkan menuju Bali untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Baca Juga: Borong 4 medali, atlet Kodim 0605 Subang bersinar di Piala Pangdam III Siliwangi 2026

Helikopter mendarat di helipad Benoa, Bali pada pukul 09.05 Wita. Korban kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Inmedika, Sanur, Bali untuk perawatan intensif.

Operasi ini menjadi salah satu evakuasi cepat BASARNAS dalam penanganan darurat di jalur pendakian Gunung Rinjani yang dikenal memiliki medan ekstrem dan sangat bergantung pada kondisi cuaca.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X