Kabut tebal menutupi area Pelawangan 2 Sembalun sehingga menghambat visibilitas helikopter.
“Pada Senin sore, kru helikopter mengalami kendala kabut tebal yang menyelimuti kawasan Pelawangan 2 Sembalun,” tulis keterangan tersebut.
Baca Juga: Diduga riset bodong di ISPPD 2026, periset RI ungkap dampaknya: Memalukan dan rugikan yang lain
Meski pilot sempat berupaya mencari celah pandang, jarak visual yang sangat terbatas membuat evakuasi harus dibatalkan demi keselamatan penerbangan. Helikopter kemudian kembali ke pangkalan di Bali.
Meski demikian, BASARNAS tetap melakukan pemantauan kondisi korban di lokasi dan memastikan korban tidak dipindahkan sambil menunggu cuaca membaik.
Evakuasi berhasil dilakukan ke Bali
Evakuasi akhirnya berhasil dilakukan pada Selasa pagi saat kondisi cuaca lebih bersahabat.
Helikopter berhasil menjemput korban dari kawasan Rinjani dan langsung diterbangkan menuju Bali untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Baca Juga: Borong 4 medali, atlet Kodim 0605 Subang bersinar di Piala Pangdam III Siliwangi 2026
Helikopter mendarat di helipad Benoa, Bali pada pukul 09.05 Wita. Korban kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Inmedika, Sanur, Bali untuk perawatan intensif.
Operasi ini menjadi salah satu evakuasi cepat BASARNAS dalam penanganan darurat di jalur pendakian Gunung Rinjani yang dikenal memiliki medan ekstrem dan sangat bergantung pada kondisi cuaca.***
Artikel Terkait
Operasi pencarian pendaki hilang di Gunung Slamet resmi ditutup, Pemkot Magelang dukung pencarian mandiri
Hilang sejak akhir Desember 2025, pendaki Gunung Slamet Syafiq Ali ditemukan meninggal dunia
Pendaki diduga hilang di Bukit Mongkrang, BPBD kerahkan 150 personel dan hentikan pencarian sementara
Setelah 24 hari pencarian, pendaki Bukit Mongkrang ditemukan meninggal dunia di sungai mitis
Viral pendaki hilang di Gunung Ijen ditemukan selamat, kondisinya lemas akibat cuaca dingin
Pendaki Gunung Putri di Cianjur tewas diduga terlindas truk semen gagal nanjak, jalan rusak jadi sorotan
Erupsi Gunung Dukono telan korban, 3 pendaki meninggal dan 3 lainnya masih hilang