Agus optimistis terobosan tersebut dapat mempercepat penyelesaian persoalan sampah di Subang.
“Saya yakin dengan terobosan seperti ini, sampah di Subang khususnya segera tertangani dengan baik,” katanya.
Baca Juga: Subang matangkan kesiapan Pawai Tatar Sunda, angkat kisah Ranggawulung dan Nyimas Karancang
Perusahaan diminta ikut kelola sampah
Dalam rapat tersebut, Gubernur Jawa Barat juga mengimbau agar sektor swasta turut berperan aktif.
Perusahaan, restoran, hotel hingga pengembang perumahan didorong memiliki mesin pengelola sampah sebagai bagian dari tanggung jawab lingkungan.
Langkah ini dinilai penting untuk mengurangi beban pemerintah sekaligus memperkuat sistem pengelolaan sampah yang terintegrasi.
Dengan adanya dukungan teknologi serta kolaborasi lintas sektor, penanganan sampah di Subang diharapkan bisa lebih cepat, efektif, dan berkelanjutan.***
Artikel Terkait
Produksi sampah Subang tinggi, Ateng Sutisna dorong pengelolaan dimulai dari rumah tangga
Evi Nur’Afiah soroti penanganan sampah di Subang, DPRD siap dorong fasilitas pengelolaan di tingkat RW
Dari keresahan sampah Pasar Terminal, guru di Subang ini dirikan bank sampah dengan 150 nasabah
Sosok Tita Andriani: Bank Sampah jadi solusi sampah di Subang, terinspirasi kepedulian KDM
Evi Nur’Afiah dorong UMKM dan bank sampah di Dapil 1, solusi ekonomi dan sampah Subang
Edukasi sampah di sekolah menguat, SMA Negeri 3 Subang kolaborasi dengan Bank Sampah KBS
Konsisten edukasi lingkungan, Bank Sampah KBS gaungkan pilah sampah di SMK Al Mufti Subang