Berdasarkan keterangan yang dibagikan korban dari pihak KAI Commuter, terduga pelaku diduga masuk ke area tersebut melalui akses pintu rel saat kondisi mulai gelap.
Petugas memastikan bahwa pria tersebut bukan bagian dari petugas maupun mekanik KAI, karena tidak mengenakan atribut resmi.
“Kalau memang dia orang yang terjatuh seharusnya dia minta tolong, bukan bersembunyi,” tulis korban mengutip penjelasan petugas.
Di akhir unggahannya, korban berharap pelaku dapat segera ditangkap dan kejadian serupa tidak kembali terulang.
“Saya membagikan cerita ini supaya perempuan lain lebih waspada, terutama saat berdiri di dekat pintu kereta,” tulisnya.
Pihak KAI Commuter juga disebut telah merespons unggahan tersebut dengan menegaskan tidak ada toleransi terhadap tindakan pelecehan seksual dan akan menindaklanjuti laporan yang masuk.***
Artikel Terkait
KA Bangunkarta anjlok di Bumiayu, sejumlah perjalanan kereta terganggu
Kisah ibu muda jadi korban kecelakaan kereta Bekasi Timur, baru sehari masuk kerja usai cuti melahirkan
Penumpang Argo Bromo Anggrek sempat kira kereta anjlok, momen usai tabrak KRL terekam
Respons kilat usai kecelakaan KA Bekasi, Presiden siapkan Rp4 triliun dan setujui flyover
Suami korban tewas kecelakaan KRL di Bekasi ungkap pesan terakhir istri, isak tangis saat ditelepon damkar
Solidaritas busui mengalir, tawarkan donor ASIP untuk bayi korban kecelakaan KRL Bekasi Timur
Viral dugaan pelecehan di KRL Jakarta Kota–Nambo, korban berani melawan malah disuruh diam penumpang lain