Tak hanya bicara soal pembangunan fisik, Kang Rey juga menyoroti nilai historis Pujasera yang sudah melekat kuat di tengah masyarakat Subang.
Ia mengaku memiliki kedekatan emosional dengan kawasan tersebut sejak kecil. Hal itu menjadi salah satu alasan mengapa penataan dilakukan dengan pendekatan yang lebih hati-hati.
“Pujasera ini punya nilai kenangan bagi masyarakat Subang. Saya sendiri sejak kecil sudah berbelanja di sini, dan sampai sekarang masih menjadi bagian dari kehidupan warga,” ungkapnya.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa revitalisasi kawasan tidak hanya berorientasi pada modernisasi, tetapi juga menjaga identitas lokal yang sudah terbentuk sejak lama.
Dorong pemerataan ekonomi Subang
Lebih jauh, Kang Rey menegaskan bahwa penataan Pujasera juga menjadi bagian dari strategi besar untuk mendorong pemerataan ekonomi di Kabupaten Subang.
Ia tidak ingin aktivitas ekonomi hanya terpusat di satu titik, melainkan berkembang secara merata di berbagai wilayah.
Baca Juga: Viral cerita penumpang KRL Bekasi Timur selamat karena cooler bag ASI, nyaris tertusuk besi
“Ke depan, kita ingin pusat ekonomi tidak hanya ramai di satu lokasi, tetapi tumbuh merata di berbagai titik di Kabupaten Subang,” tegasnya.
Audiensi dengan para pedagang ini menjadi langkah awal dalam memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil benar-benar mempertimbangkan aspirasi pelaku usaha.
Pemerintah daerah pun berkomitmen untuk mengkaji seluruh rencana secara matang agar memberikan manfaat optimal tanpa mengorbankan pihak manapun.***
Artikel Terkait
Kang Rey soroti 70 persen aduan jalan, targetkan Subang terkoneksi total pada 2027
Investasi 60 juta dolar AS masuk Subang, tiga pabrik global dibangun di Smartpolitan
KDM gaungkan SDM unggul, Kemenag Subang siapkan ‘Maung Jabar’ dari madrasah
BAZNAS ungkap zakat penghasilan 14 ribu ASN Subang bisa tembus Rp17 miliar per tahun
Kang Rey minta OPD Subang lebih responsif: Dari PAD hingga layanan publik
Subang Plaza bakal disulap jadi ikon baru, Kang Rey dorong wajah baru pusat kota Subang
Curanmor di proyek BYD Subang berujung aksi massa, pelaku babak belur sebelum diamankan polisi