“Udah sering ini Jalan Bandengan Selatan. Gue waktu beberapa bulan lalu aja ada mobil yang tiba-tiba mundur kenceng,” tulis akun @ridwanmiller6.
Ia juga menyebut penjagaan separator di lokasi tersebut tidak selalu ada.
Baca Juga: Mahasiswi UBL laporkan dosen ke Polda Metro Jaya, terduga pelaku dinonaktifkan kampus
“Penjagaan separator di sini kadang dijaga, kadang enggak,” tulisnya.
Warganet bela sopir TransJakarta
Sejumlah warganet lainnya justru memberikan dukungan kepada sopir TransJakarta dan menilai kendaraan lain tidak berhak masuk ke jalur bus.
“Tolong dalam kasus begini, jangan semua dibebankan ke pramudi karena jelas aturan mobil selain TJ tidak berhak masuk jalur,” tulis akun @mra*****a.
“Dengan masuk jalur busway aja udah salah, pakai dalil apapun tetap salah,” tulis akun lainnya.
Baca Juga: Evi Nur’Afiah dorong UMKM dan bank sampah di Dapil 1, solusi ekonomi dan sampah Subang
Ada juga yang meminta agar rekaman CCTV dibuka untuk memastikan siapa yang bersalah dalam insiden tersebut.
Hingga berita ini ditulis, pihak Lalamove belum memberikan keterangan resmi terkait video viral tersebut.***
Artikel Terkait
Dua bus TransJakarta adu banteng di Halte Cipulir, 24 penumpang luka, sopir diduga hilang kesadaran
Viral curhatan ibu naik bus AC, sopir dan penumpang merokok hingga anak muntah
Viral awak bus Harapan Jaya dan Bagong bersitegang di Kediri, berawal dari senggolan di jalan
Viral sopir bus di Cilegon dipukul penumpang, berawal dari salip-menyalip hingga mediasi gagal
Tabrakan keras di Madiun! Bus mogok dihantam truk boks hingga sopir terjepit lebih dari 1 jam
Ban bus Primajasa lepas di Tasikmalaya, hantam apotek hingga kaca pecah di Pamoyanan
Penumpang TransJakarta ngaku kecopetan di bus 6A arah Balai Kota, HP terlacak hingga Mampang