Arus balik diperkirakan mulai terjadi pada Senin, 23 Maret 2026.
Sejumlah langkah telah disiapkan, mulai dari penambahan rambu lalu lintas jika dilakukan rekayasa arus, hingga penyediaan rubber cone di titik-titik tertentu.
Baca Juga: Kronologi cucu Mpok Nori dibunuh di Cipayung, pelaku mantan suami ditangkap saat hendak kabur
Selain itu, koordinasi intensif juga dilakukan bersama pihak kepolisian guna memastikan kelancaran lalu lintas selama periode arus balik.
Pengelola tol juga menyiapkan pengaturan khusus di rest area, termasuk kemungkinan penerapan sistem buka-tutup secara situasional berdasarkan kapasitas parkir.
Langkah ini dilakukan untuk mencegah kepadatan yang dapat mengganggu arus kendaraan di sekitar rest area.
Imbauan untuk pengguna jalan
Astra Tol Cipali mengimbau pengguna jalan untuk memanfaatkan tempat istirahat di luar gerbang tol apabila rest area di dalam tol penuh.
Baca Juga: Viral ibu tetap berdoa di tengah hujan usai salat Id, warganet: Doanya menembus langit
Dengan sistem transaksi tertutup, tarif tol tetap sama meskipun pengguna jalan keluar dan masuk kembali ke jalan tol.
Selain itu, pengemudi juga diminta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan.
Pengguna jalan diingatkan agar tidak memaksakan diri berkendara saat mengantuk demi menjaga keselamatan bersama selama arus mudik dan balik Lebaran.***
Artikel Terkait
Arus Tol Cipali ke arah Cirebon naik 75 persen, Astra beri diskon tarif mudik 30 persen
Kapolda Jabar cek kesiapan rest area Tol Cipali di Subang jelang mudik lebaran 2026
Antrean 35 km di Pelabuhan Gilimanuk, 16 pemudik pingsan saat arus mudik memuncak
Arus mudik H-2 lebaran di Tol Cipali tembus 100 ribu kendaraan, lalu lintas ramai lancar
Turun langsung ke tol, Kang Rey tes jalur mudik: Rest Area 102 sempat padat, arus tetap terkendali
Arus lebaran memuncak, lalu lintas Tol Cipali naik 65,7 persen, rest area berlaku buka tutup
Libur lebaran membludak, Kapolres Subang turun langsung amankan jalur wisata