Diduga usai santap menu MBG, 28 santri ponpes di Jombang dilarikan ke rumah sakit

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:59 WIB
Menyoroti kasus keracunan massal yang dialami puluhan santri di Ponpes Darut Taubah, Jombang yang diduga usai santap MBG (Instagram.com/@jombanginformasi_)
Menyoroti kasus keracunan massal yang dialami puluhan santri di Ponpes Darut Taubah, Jombang yang diduga usai santap MBG (Instagram.com/@jombanginformasi_)

GENMILENIAL.ID – Puluhan santri di Pondok Pesantren Sholawat Darut Taubah, Mojoagung, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, dilaporkan mengalami gejala keracunan massal setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG).

Peristiwa tersebut terjadi saat para santri mengikuti kegiatan buka puasa bersama pada Kamis 5 Maret 2026. Informasi mengenai kejadian ini juga sempat beredar luas di media sosial.

Dalam unggahan akun Instagram @jombanginformasi_, disebutkan sejumlah santri dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami gejala keracunan usai berbuka puasa di lingkungan pondok pesantren.

Baca Juga: Mangkir pemeriksaan dan sempat live TikTok, Richard Lee ditahan di rutan Polda Metro Jaya

Disebutkan pula bahwa salah satu menu MBG yang dikonsumsi santri adalah telur asin yang diduga menjadi penyebab insiden tersebut.

Pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pun telah mengambil sampel sisa makanan dari lokasi untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

28 Santri dirawat di rumah sakit

Direktur RS PKU Muhammadiyah Mojoagung, Dwi Rizki Wulandari, membenarkan pihaknya menerima puluhan santri yang mengalami gejala keracunan.

Menurutnya, total terdapat 28 santri yang dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Baca Juga: Kunjungi mitra bayar di Makassar, komisaris TASPEN pastikan penyaluran THR pensiunan berjalan lancar

“Tadi malam kami menerima 28 pasien santri korban keracunan, semuanya saat ini masih dirawat inap,” ujar Dwi kepada wartawan di Mojoagung, Jumat 6 Maret 2026.

Ia menjelaskan para santri mengalami gejala seperti pusing, mual, dan muntah ketika tiba di instalasi gawat darurat.

Selain itu, beberapa pasien juga mengalami gangguan sirkulasi tekanan darah serta kekurangan cairan tubuh.

“Sirkulasi tekanan darahnya ada yang rendah karena kondisi puasa, buka baru sedikit lalu muntah. Rata-rata gangguan di sirkulasi tekanan darah dan kekurangan cairan tubuh,” jelasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X