Terkait isi paket makanan, pengelola MBG memastikan bahwa menu yang diberikan tetap memenuhi standar gizi serta keamanan pangan.
Makanan dalam paket bundling diproduksi dan dikemas oleh SPPG dengan memperhatikan masa kedaluwarsa serta perizinan produk.
Jenis makanan yang dibagikan juga dipastikan bukan termasuk kategori ultra-processed food (UPF), yaitu produk pangan hasil formulasi industri yang melalui banyak tahapan pengolahan.
Baca Juga: Viral temuan belatung hidup di puding MBG Kota Malang, SPPG Lowokwaru Tulusrejo 2 akui kurang teliti
UPF umumnya mengandung bahan sintetis dan memiliki kadar gula, garam, lemak jenuh, serta zat aditif yang tinggi seperti pengawet atau pewarna.
Sebagai gantinya, paket bundling MBG umumnya berisi menu sederhana seperti telur asin, abon, hingga dendeng kering.
Selain itu terdapat pula buah-buahan, makanan khas lokal, serta kurma sebagai pelengkap menu selama tiga hari tersebut.
Dengan mekanisme tersebut, program MBG selama Ramadan tetap diupayakan berjalan dengan memperhatikan kebutuhan gizi penerima manfaat sekaligus menyesuaikan pola konsumsi masyarakat selama bulan puasa.***
Artikel Terkait
Ratusan miliar untuk seragam hingga alat makan MBG, ICW soroti tata kelola Badan Gizi Nasional
ICW soroti pengadaan MBG, pembelian sendok bebek 2025 disebut habiskan Rp4 miliar
Viral puluhan ambulans ke SMAN 2 Kudus, Kepala SPPG minta maaf dan siap tanggung jawab dugaan keracunan MBG
Viral sopir MBG tabrak gerbang SDN Clapar Kebumen, warga ikat sopir yang rusuh
KPK mulai petakan celah korupsi MBG, isu mark up bahan baku SPPG jadi sorotan
Viral temuan belatung hidup di puding MBG Kota Malang, SPPG Lowokwaru Tulusrejo 2 akui kurang teliti
Gus Miftah: MBG program baik, yang perlu diperbaiki cara pengelolaannya