Viral temuan belatung hidup di puding MBG Kota Malang, SPPG Lowokwaru Tulusrejo 2 akui kurang teliti

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Kamis, 5 Maret 2026 | 06:00 WIB
Viral puding stroberi menu MBG di Lowokwaru, Kota Malang ditemukan belatung hidup (Instagram/info_malang)
Viral puding stroberi menu MBG di Lowokwaru, Kota Malang ditemukan belatung hidup (Instagram/info_malang)

“MBG hari ini temanya puding stroberi belatung, di puding banyak belatung yang masih hidup rata-rata semua ada belatungnya. Termasuk di anak saya juga ada belatung yang masih hidup,” tulis akun @Alv********s.

Baca Juga: Pelayanan publik tanpa pungutan, Kang Rey tegaskan urus KTP cukup di kecamatan dan 100 persen gratis

Menanggapi hal itu, Kepala SPPG Lowokwaru Tulusrejo 2, Julfa Hannan, mengakui adanya kekurangan dalam proses pembagian menu MBG hari tersebut.

“Mohon maaf kami kurang teliti jikalau puding yang kami bagikan tadi ditemukan ulat pada stroberi, bisa dibuang, ya,” ujar Julfa.

Ia menyatakan akan melakukan evaluasi, khususnya pada menu yang dinilai berisiko seperti stroberi.

“Kami ke depan akan melakukan evaluasi terutama pada menu-menu yang riskan termasuk stroberi. Ke depannya kami juga akan menggantikan dengan menu hari selanjutnya dengan yang lebih baik,” lanjutnya.

Baca Juga: KPK mulai petakan celah korupsi MBG, isu mark up bahan baku SPPG jadi sorotan

Walkot Malang janjikan sanksi tegas

Pemerintah Kota Malang menyatakan akan melaporkan secara resmi temuan tersebut kepada Badan Gizi Nasional (BGN).

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menegaskan bahwa SPPG yang terbukti melanggar standar operasional prosedur akan dikenakan sanksi.

“Kalau memang tidak sesuai standar, maka ada sanksi-sanksi yang harus diberikan kepada SPPG yang tidak mengikuti SOP yang sudah ditetapkan,” tegas Wahyu kepada awak media pada Rabu, 4 Maret 2026.

Ia menambahkan bahwa saat ini pihaknya baru dapat menyampaikan laporan dan menunggu keputusan dari BGN.

Baca Juga: Viral amarah kepala SD di Salatiga Jateng gegara dugaan jeruk busuk hingga ulat masuk paket MBG siswa

“Saat ini kami laporkan dulu ke BGN. Nanti keputusan sanksi ada di mereka,” lanjutnya.

Wahyu juga menyampaikan bahwa Pemkot Malang bersama pihak-pihak terkait program MBG memiliki grup koordinasi untuk mengevaluasi temuan di lapangan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X