Tantangan infrastruktur dan gedung pertunjukan
Salah satu isu strategis yang turut dibahas adalah kondisi Gedung Pertunjukan Kemuning Gading.
Wali Kota memaparkan adanya temuan keretakan bangunan sehingga rencana renovasi yang telah dianggarkan tahun ini berpotensi ditunda untuk kajian teknis lebih lanjut.
Pemerintah Kota memastikan aspek keselamatan publik menjadi prioritas utama sebelum gedung kembali difungsikan secara optimal.
Sambil menunggu hasil kajian teknis, sejumlah opsi ruang alternatif tengah disiapkan agar aktivitas komunitas kreatif tetap berjalan dan tidak kehilangan momentum.
Baca Juga: Viral sopir bajaj mengamuk di Halte TJ Koridor 2, rusak wiper hingga nyaris lempar tong sampah
REKA Bogor menekankan bahwa langkah menuju jejaring Kota Kreatif UNESCO tidak cukup hanya mengandalkan festival dan event.
Diperlukan konsistensi kebijakan, dukungan anggaran, tata kelola yang terintegrasi, serta keberpihakan nyata dalam perencanaan pembangunan kota.
Audiensi tersebut menghasilkan komitmen bersama untuk mempercepat konsolidasi ekosistem kreatif, memperkuat narasi Kota Bogor sebagai kota kreatif, serta menyiapkan tahapan strategis menuju pengajuan resmi ke UNESCO.
Pemerintah Kota dan REKA Bogor sepakat bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar kreativitas tidak berhenti sebagai gerakan komunitas, tetapi menjadi arsitektur pembangunan kota yang berkelanjutan.***
Artikel Terkait
Buntut kasus KLB keracunan MBG di Kota Bogor, Kepala BGN lakukan evaluasi pengiriman dan penyajian makanan
Longsor di Puncak Bogor tewaskan 1 orang, 2 masih dalam pencarian
Pesawat capung jatuh di Bogor, mantan Kadispen AU Marsma Fajar Adriyanto meninggal dunia
Santri IIBS Bogor digembleng menulis, bekal ilmu dan dakwah ke tingkat global
Telisik persoalan 2 desa di Bogor yang terancam dilelang, Mendes minta pemerintah dan DPR bertindak
Viral mobil MBG telat datang di MTs Bogor, siswa soraki karena tiba saat jam pulang
Sopir taksi di Bogor kembalikan uang Rp180 juta, tolak imbalan dan bikin salut warganet