Kemudian peningkatan investasi dan industri, ketahanan ekologi dan pelestarian budaya, pembangunan desa, penanggulangan kemiskinan dan ketahanan pangan, serta peningkatan kondusivitas sosial masyarakat.
Sekda Subang Asep Nuroni dalam sambutannya menegaskan bahwa perumusan pagu indikatif kewilayahan (PIK) 2027 menggunakan metode pembobotan berdasarkan jumlah desa sebesar 10 persen, realisasi PBB 30 persen, serta kondisi ruas jalan tidak mantap sebesar 60 persen.
Ia menekankan bahwa kecamatan dengan persentase lebih besar akan memperoleh alokasi pagu indikatif lebih besar, sehingga pembangunan lebih tepat sasaran.
Di akhir kegiatan, ia mengajak seluruh pihak menjaga soliditas dan kebersamaan dalam mengawal kesinambungan pembangunan daerah demi kepentingan masyarakat luas.***
Artikel Terkait
BP4D dorong perbaikan layanan dasar, Subang target naik peringkat SPM Jawa Barat
HUT ke-80 RI, Bupati Subang targetkan jalan mulus 2027 dan Subang hijau kompetitif 2029
BP4D Subang dorong OPD hadirkan inovasi nyata lewat Subang Innovation Festival 2025
Kang Rey pastikan jalan Kabupaten Rampung 2027: APBD dipakai bangun, bukan hura-hura
BP4D Subang soroti pentingnya ekosistem inovasi daerah, sabun nanas Sanatsu masuk tiga besar KIJB 2025
Kang Rey gaspol! Targetkan seluruh jalan Subang ‘leucir’ pada 2027 usai resmikan ruas Cipancar 1,1 km
Apresiasi pembangunan jalan Subang Leucir 2027, Demokrat dorong penataan tata ruang dan PKL Kota Subang