Presiden Prabowo terbang ke Amerika Serikat, dijadwalkan bertemu Presiden Trump

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Senin, 16 Februari 2026 | 15:38 WIB
Presiden Prabowo Subianto saat akan bertolak ke Washington DC, Amerika Serikat pada Senin, 16 Februari 2026 (Instagram/presidenrepublikindonesia)
Presiden Prabowo Subianto saat akan bertolak ke Washington DC, Amerika Serikat pada Senin, 16 Februari 2026 (Instagram/presidenrepublikindonesia)

GENMILENIAL.ID — Presiden Prabowo Subianto bertolak ke Washington DC, Amerika Serikat, menggunakan pesawat Garuda Indonesia dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Senin, 16 Februari 2026, dalam rangka kunjungan kerja dan agenda diplomasi strategis.

Dalam lawatan tersebut, Presiden didampingi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Kunjungan ini dijadwalkan mencakup pertemuan bilateral antara Presiden Prabowo dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Baca Juga: Tembok rumah warga roboh menimpa SMPN 182 Jakarta, puing berserakan di area sekolah

Pertemuan tersebut akan membahas penguatan hubungan bilateral Indonesia–Amerika Serikat, termasuk kerja sama strategis di bidang ekonomi, investasi, dan perdagangan.

Agenda pertemuan dan kerja sama dagang

Salah satu agenda penting dalam kunjungan ini adalah pembahasan sejumlah perundingan dan perjanjian dagang antara Indonesia dan Amerika Serikat.

Pemerintah menilai momentum ini sebagai bagian dari langkah diplomasi langsung Presiden Prabowo untuk memperkuat rantai ekonomi nasional serta mendorong produktivitas industri dalam negeri.

Sebelumnya, Presiden Prabowo telah memanggil sejumlah menteri bidang ekonomi ke kediamannya di Hambalang, Bogor, pada Minggu, 15 Februari 2026.

Baca Juga: Viral pembagian MBG di SD Muara Badak, siswa terima kelapa utuh dibungkus plastik

Pertemuan tersebut diungkapkan Sekretaris Kabinet Teddy melalui unggahan di akun Instagram @sekretariat.kabinet.

Dalam pertemuan itu hadir Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, serta Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

Rencana penandatanganan ART

Sebelumnya, Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa Presiden Prabowo dan Presiden Donald Trump direncanakan akan menandatangani agreement on reciprocal trade (ART) atau kesepakatan tarif dagang timbal balik Indonesia–Amerika Serikat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X