Selain longsor yang mengganggu akses transportasi di jalur Maja–Talaga, banjir juga dilaporkan cukup signifikan di Kecamatan Panyingkiran.
Di Desa Bonang dan Leuwiseeng, sedikitnya 65 rumah warga serta satu rumah ibadah terendam banjir akibat tingginya intensitas hujan.
Baca Juga: Pasca 9 warga tewas akibat miras oplosan, Polres Subang intensifkan razia minuman keras
“Kondisi saat ini mulai berangsur surut, namun pendataan dampak masih terus dilakukan,” kata Agus.
BPBD Majalengka mengimbau masyarakat, terutama yang tinggal di wilayah rawan longsor dan banjir, agar meningkatkan kewaspadaan. Potensi cuaca ekstrem disebut masih mungkin terjadi dalam beberapa hari ke depan.
“Kami mengajak masyarakat selalu mengikuti informasi resmi dari BPBD dan segera melapor jika terjadi kondisi darurat di lingkungan masing-masing,” pungkas Agus.
Hingga berita ini diterbitkan, proses pendataan dan penanganan di sejumlah titik bencana masih terus dilakukan.***
Artikel Terkait
Pegiat lingkungan Cisarua tegaskan longsor bukan semata alih fungsi lahan: Petani jangan dijadikan kambing hitam
Viral longsor di bantaran Kali Bekasi Tambun Utara, enam rumah warga terdampak
Momen hangat relawan banjir dan longsor Purbalingga, ada ‘Posko Ngopi’ di tengah bersih-bersih lumpur
Hujan deras picu banjir dan longsor susulan di Purbalingga, jalan warga berubah seperti sungai
Ikut bantu evakuasi longsor Cisarua, remaja indigo asal Majenang ngaku dituntun panggilan batin
Jalan amblas dan harapan Ramadan anak-anak Desa Uyem Beriring Gayo Lues usai banjir dan longsor
Sempat trauma usai bencana, ibu suarni di Aceh Tengah menangis saat kembali ke area rumahnya yang hilang tersapu longsor