Ahok bongkar dugaan penyimpangan di Pertamina, soroti kuota impor hingga alasan mundur dari jabatan komisaris utama

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Selasa, 27 Januari 2026 | 22:17 WIB
Mantan Komisaris Utama (Komut) Pertamina, Ahok membeberkan fakta mengejutkan dalam sidang kasus korupsi tata kelola minyak mentah (Instagram.com/@basukibtp)
Mantan Komisaris Utama (Komut) Pertamina, Ahok membeberkan fakta mengejutkan dalam sidang kasus korupsi tata kelola minyak mentah (Instagram.com/@basukibtp)

“Begitu RKAP disahkan, saya langsung mundur. Tapi sebelum itu, saya sudah meninggalkan catatan penting soal sistem pengadaan yang bisa menghemat 46 persen,” jelasnya.

RUPS dan tata kelola BUMN jadi sorotan

Kesaksian Ahok ini menjadi sorotan publik karena berkaitan dengan dugaan kerugian negara dalam kasus tata kelola minyak mentah yang nilainya mencapai Rp285 triliun.

Baca Juga: Ahok sebut golf jadi tempat negosiasi paling murah saat bersaksi di kasus korupsi minyak

Pernyataan tersebut sekaligus menyoroti pentingnya konsistensi penerapan tata kelola BUMN, terutama dalam hal transparansi, pengawasan, dan pembatasan kewenangan direksi.

Sidang kasus ini pun dinilai menjadi ujian serius bagi komitmen reformasi BUMN yang selama ini digaungkan pemerintah.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X