Ia menegaskan, sebelum proyek seperti Whoosh dijalankan, seharusnya dilakukan kajian mendalam mengenai kebutuhan dan potensi pengguna.
“Kalau perencanaannya beres, 50 persen pekerjaan itu sudah selesai,” kata Almas.
ICW minta pemerintah buka kajian awal Whoosh
Dengan mencuatnya polemik utang Whoosh, ICW menilai ini menjadi momentum bagi publik untuk menagih transparansi kajian proyek.
“Soal Jakarta–Bandung ini kan ada banyak opsi transportasi publik, dari kereta, travel, sampai mobil pribadi. Jadi perhitungannya harus rigid dan masuk akal,” tegas Almas.
Baca Juga: Tangis haru sambut kepulangan Bilqis, balita Makassar yang sempat diculik di taman bermain
Ia juga mengakui bahwa Whoosh memiliki manfaat dalam hal efisiensi waktu tempuh, tetapi menegaskan bahwa kebijakan proyek besar harus didukung oleh perencanaan yang matang.
“Orientasi kebijakan yang berdampak jangka panjang apalagi utang, harus benar-benar rigid di tahap persiapan dan kajiannya,” ujarnya.
Proyek membengkak
Sebelumnya, Managing Director Political Economy and Policy Studies (PEPS), Anthony Budiawan, menjelaskan bahwa proyek Whoosh awalnya ditawarkan Jepang dengan nilai 6,2 miliar dolar AS dan China dengan 5,5 miliar dolar AS.
Namun, proyek yang akhirnya dikerjakan bersama China membengkak hingga 7,27 miliar dolar AS atau sekitar Rp116 triliun.
Dari total biaya itu, 75 persen dibiayai melalui pinjaman China Development Bank, sementara 25 persen sisanya berasal dari setoran modal pemegang saham gabungan PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) sebanyak 60 persen dan Beijing Yawan HSR Co. Ltd. sebanyak 40 persen.
Kini, pemerintah tengah mendiskusikan restrukturisasi utang tersebut, dengan opsi memperpanjang masa pembayaran dari 40 tahun menjadi 60 tahun.***
Artikel Terkait
Mahfud MD soroti proyek Whoosh Rp116 triliun: KPK bisa panggil Jokowi untuk dimintai keterangan
Hasto Kristiyanto kritik proyek kereta cepat Whoosh, pertanyakan prioritas di tengah kebutuhan dasar rakyat
AHY: Pemerintah akan hadir tangani polemik keuangan kereta cepat Whoosh, Prabowo siapkan ekspansi jalur hingga Banyuwangi
Presiden Prabowo tegas ambil tanggung jawab soal Whoosh: Jangan dipolitisasi, Indonesia bukan negara sembarangan
KPK pastikan penyelidikan kasus Whoosh tetap berlanjut meski Prabowo janji tanggung jawab penuh
Said Didu sebut Prabowo pasang badan untuk Whoosh: Tanggung jawab atau salah tafsir publik?
Mahfud MD curigai ada dugaan korupsi di proyek Kereta Cepat Whoosh, soroti inkonsistensi pendanaan dan peralihan mitra