KPK pastikan penyelidikan kasus Whoosh tetap berlanjut meski Prabowo janji tanggung jawab penuh

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Kamis, 6 November 2025 | 15:27 WIB
KPK akan terus mendalami dugaan korupsi pada proyek Whoosh (Instagram/keretacepat_id)
KPK akan terus mendalami dugaan korupsi pada proyek Whoosh (Instagram/keretacepat_id)

Ia menambahkan, proyek strategis nasional seperti Whoosh harus dijaga karena menyangkut kepentingan rakyat banyak.

Baca Juga: Akademisi NTU beberkan fakta pembiayaan IKN: Rp122 triliun dari APBN sudah terserap habis

“Teknologi, semua sarana itu tanggung jawab bersama, dan di ujungnya tanggung jawab Presiden Republik Indonesia. Jadi saya sekarang tanggung jawab Whoosh,” tegasnya.

Dugaan mark up dan sorotan Mahfud MD

Sebelumnya, mantan Menko Polhukam Mahfud MD mengungkap adanya dugaan mark up biaya pembangunan proyek Whoosh hingga tiga kali lipat dari estimasi awal.

“Menurut perhitungan pihak Indonesia, biaya per kilometer kereta Whoosh itu 52 juta dolar AS, tapi di China hanya 17–18 juta dolar AS. Itu harus diselidiki, siapa yang menaikkan dan uangnya ke mana,” kata Mahfud dalam kanal YouTube Mahfud MD Official pada 14 Oktober 2025. 

Ia mendesak agar lembaga berwenang, termasuk KPK, menelusuri potensi penyimpangan dana agar keuangan negara tetap terjaga transparan dan akuntabel.

Baca Juga: Prabowo tunjuk Cak Imin tangani pekerja informal: Negara harus kurangi beban biaya hidup dan dorong naik kelas

KPK sendiri telah memastikan proses penyelidikan terus berjalan dengan mengumpulkan informasi dan dokumen dari berbagai pihak terkait.

Dengan sikap tegas KPK dan komitmen Presiden Prabowo, publik kini menunggu hasil akhir penyelidikan yang diharapkan menjadi titik terang atas polemik proyek transportasi terbesar di Indonesia tersebut.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X