Budi Arie kembali pimpin Projo, siap ganti logo tak lagi bergambar siluet Jokowi: Projo bukan pro Jokowi, tapi pro rakyat dan negeri

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Minggu, 2 November 2025 | 21:57 WIB
Menyoroti pengangkatan eks Menteri Koperasi, Budi Arie Setiadi menjadi Ketua Umum Projo, pada Minggu, 2 November 2025 (Instagram.com/@budiariesetiadi)
Menyoroti pengangkatan eks Menteri Koperasi, Budi Arie Setiadi menjadi Ketua Umum Projo, pada Minggu, 2 November 2025 (Instagram.com/@budiariesetiadi)

Baca Juga: Zulhas sebut program MBG bisa naikkan IQ dan cerdaskan masyarakat Indonesia

Budi juga mengumumkan rencana sayembara terbuka untuk desain logo baru Projo, agar publik bisa ikut berpartisipasi dalam menentukan simbol organisasi ke depan.

“Nanti logonya akan kita sayembarakan sehingga partisipasi publik bisa muncul dalam menentukan logo Projo yang baru,” katanya.

Jokowi absen, pidato ditayangkan via video

Kongres kali ini juga diwarnai absennya Presiden ke-7 RI Joko Widodo yang tercatat sebagai Dewan Penasihat Projo.

Jokowi disebut tidak hadir karena alasan kesehatan, namun tetap menyampaikan pidato lewat tayangan video di layar utama acara.

Baca Juga: Truk tangki BBM 24.000 liter terbakar di Cianjur, api menyambar ruko dan pos polisi: Jalur ditutup total

Sekretaris Jenderal Projo, Handoko, menepis anggapan bahwa absennya Jokowi menunjukkan jarak dengan para relawannya.

“Enggak ada keretakan. Pak Jokowi tetap kasih pidato meski lewat video. Minggu lalu juga kami diterima di Solo,” ujar Handoko.

Arah baru: Projo di era Prabowo-Gibran

Handoko menegaskan, dukungan Projo kepada Presiden Prabowo Subianto bukan keputusan mendadak, melainkan hasil proses panjang melalui Musyawarah Rakyat (Musra) yang digelar menjelang Pemilu 2024.

“Hasil Musra jelas, aspirasi bawah mendukung Prabowo. Itu prosesnya panjang, banyak nama muncul, tapi akhirnya mengerucut ke Prabowo,” jelasnya.

Baca Juga: Diskusi alot soal diskon tol Nataru dan Idul Fitri 2026, Menteri PU: Demi merah putih, BUJT biasanya mau

Menurut Handoko, langkah itu tetap sejalan dengan arahan politik Jokowi yang ingin menjaga stabilitas nasional.

“Kan kita pendukungnya Pak Jokowi, dan arahan beliau memang untuk mendukung Pak Prabowo,” tegasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X