Prabowo soroti pengangguran dalam sidang kabinet: Minta Menteri kompak ala tim sepak bola, Purbaya janji lapangan kerja membaik akhir tahun

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Selasa, 21 Oktober 2025 | 20:07 WIB
Menyoroti langkah Presiden RI, Prabowo Subianto menurunkan angka pengangguran yang membayangi warga Indonesia (Instagram.com/@prabowo)
Menyoroti langkah Presiden RI, Prabowo Subianto menurunkan angka pengangguran yang membayangi warga Indonesia (Instagram.com/@prabowo)

GENMILENIAL.ID – Presiden RI Prabowo Subianto menaruh perhatian serius terhadap masalah pengangguran yang masih menjadi keresahan masyarakat di tengah pemulihan ekonomi nasional.

Dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin, 20 Oktober 2025, Prabowo menegaskan bahwa penciptaan lapangan kerja harus menjadi prioritas utama pemerintah.

Ia menggambarkan koordinasi antarmenteri layaknya tim sepak bola yang solid.

“Kita ibarat tim sepak bola. Saya sebagai manajer atau pelatih, dan Saudara-saudara adalah pemainnya. Ada yang striker, ada yang bertahan. Semua harus bekerja kompak,” ujar Prabowo.

Baca Juga: Fakta baru kematian Timothy Anugerah: CCTV lantai 4 rusak, 3 saksi lihat korban duduk termenung sebelum jatuh

Prabowo mengakui bahwa dunia kerja kini menghadapi perubahan besar akibat kemajuan teknologi dan otomatisasi industri.

Ia mencontohkan kondisi di Jerman sebagai cerminan bahwa efisiensi teknologi tidak boleh mengorbankan peran manusia.

“Kita bersyukur tingkat pengangguran bisa ditekan jadi 4,67 persen, tapi kita tidak boleh puas. Di Jerman, pabrik Volkswagen yang dulu mempekerjakan 5.000 orang, kini tinggal 30 orang karena sisanya digantikan robot,” jelasnya.

Meniru strategi Jerman, fokus pada SDM dan industri padat karya

Prabowo menyebut pemerintah tengah menyiapkan strategi komprehensif untuk menekan angka pengangguran di bawah 4 persen.

Baca Juga: Setelah Timothy Anugerah, dunia kedokteran didesak bersih dari skandal perundungan di lingkungan kampus

Fokus utamanya adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan penciptaan lapangan kerja baru melalui sektor padat karya.

“Bagi mereka yang butuh pekerjaan segera, ini sesuatu yang harus kita pikirkan dengan saksama,” tegas Prabowo.

Presiden menekankan bahwa kemajuan ekonomi harus dibarengi dengan kesiapan tenaga kerja, terutama dalam menghadapi era robotik dan kecerdasan buatan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X