10 Ribu anak jadi korban keracunan MBG, pemerintah tutup 106 dapur: Saatnya orang tua ikut siapkan makanan sekolah?

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Selasa, 21 Oktober 2025 | 16:17 WIB
Menyoroti penutupan dapur MBG imbas kasus keracunan massal di berbagai daerah Tanah Air (Dok. BGN)
Menyoroti penutupan dapur MBG imbas kasus keracunan massal di berbagai daerah Tanah Air (Dok. BGN)

“Orang tua datang pagi, ikut menyiapkan makanan anak-anaknya. Pemerintah Jepang sudah menjalankan sistem ini sejak tahun 1930-an. Ini meningkatkan tanggung jawab bersama terhadap gizi dan keamanan pangan,” jelasnya.

Baca Juga: Kilas balik kasus korupsi CPO: Kejagung kembalikan Rp13,25 triliun, sisa Rp4,4 triliun masih ditagih

Investigasi menyeluruh kasus keracunan MBG

Menanggapi situasi ini, BGN telah membentuk dua tim investigasi yang melibatkan Polri, BIN, BPOM, Dinas Kesehatan, dan pemerintah daerah.

“Pendekatan multidisiplin ini penting agar akar masalah bisa diungkap menyeluruh,” jelas Wakil Kepala BGN Nanik S. Deyang dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin, 29 September 2025.

Tim tersebut meneliti 70 kasus keracunan yang dilaporkan sejak Januari hingga September 2025, dengan lebih dari 5.900 penerima MBG terdampak.

BGN menegaskan, investigasi ini tidak hanya bertujuan mencari kesalahan, tetapi memperbaiki sistem agar pelaksanaan program gizi nasional kembali dipercaya publik.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X