Kata Puan Maharani hingga Demokrat soal Jokowi yang minta relawan dukung Prabowo-Gibran 2 periode

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Senin, 29 September 2025 | 03:33 WIB
Kabar dukungan dua periode pemerintahan Prabowo Gibran mulai muncul setelah pernyataan Jokowi belakangan ini (gerindra.id)
Kabar dukungan dua periode pemerintahan Prabowo Gibran mulai muncul setelah pernyataan Jokowi belakangan ini (gerindra.id)

 

GENMILENIAL.ID – Wacana dukungan terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk menjabat dua periode kembali mencuat usai pernyataan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.

Jokowi secara terbuka menyebut bahwa sejak awal dirinya telah meminta relawan mendukung pasangan Prabowo-Gibran menjabat dua periode.

“Sejak awal saya sampaikan kepada seluruh relawan untuk itu,” ujar Jokowi kepada wartawan pada Jumat 19 September 2025.

Baca Juga: Menilik peran Mahfud MD di Komite Reformasi Polri bentukan Presiden Prabowo

Ia menegaskan kembali arahan tersebut.

“Ya memang sejak awal saya perintahkan seperti itu untuk mendukung pemerintahan Pak Presiden Prabowo-Gibran dua periode,” tambahnya.

Pernyataan Jokowi ini pun menuai tanggapan dari sejumlah tokoh politik, mulai dari Ketua DPR Puan Maharani hingga perwakilan partai politik.

Puan Maharani ingatkan pemilu masih jauh

Ketua DPR RI Puan Maharani menilai bahwa saat ini fokus utama seluruh pihak seharusnya adalah membangun bangsa, bukan membicarakan pemilu yang masih jauh.

Baca Juga: Polemik cukai rokok tinggi, pengamat nilai langkah Purbaya penting untuk penyerapan lapangan kerja

“Marilah kita bekerja bersama dalam membangun bangsa dan negara bersama-sama dengan bergotong-royong, pemilu masih jauh,” kata Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa 23 September 2025.

Ia menekankan pentingnya menjaga semangat kebersamaan.

“Yang penting bagaimana kita bahu-membahu membangun bangsa dan negara,” ucapnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X