Drama mikrofon mati di sidang PBB: Dari Erdogan, Prabowo, hingga Carney, pesan pro Palestina tetap bergema

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Selasa, 23 September 2025 | 21:39 WIB
Presiden RI, Prabowo Subianto berpidato tentang Palestina di Sidang PBB, New York (Instagram.com/@prabowo)
Presiden RI, Prabowo Subianto berpidato tentang Palestina di Sidang PBB, New York (Instagram.com/@prabowo)

Perdana Menteri Kanada Mark Carney pun tidak luput dari insiden serupa. Mikrofon mati tepat setelah ia mengumumkan pengakuan resmi negaranya terhadap Palestina.

“Dalam konteks ini, Kanada mengakui negara Palestina,” ucap Carney yang langsung disambut tepuk tangan meriah. Beberapa saat kemudian, suaranya tak terdengar.

Baca Juga: Itwasda Polda Jabar cek kesiapan gedung SPPG Polres Subang untuk layanan publik

Penjelasan PBB: Sekadar teknis, bukan sabotase

Spekulasi publik mencuat soal dugaan sabotase terhadap suara pro-Palestina di forum internasional. Namun, staf teknis PBB menegaskan hal itu murni kendala peralatan.

“Mereka menegaskan tidak ada indikasi sabotase,” ungkap laporan TRT World.

Direktur Informasi Media Kemlu RI Hartyo Harkomoyo pun mengutip aturan internal PBB bahwa pidato lebih dari lima menit akan dimatikan mikrofonnya.

Pesan pro Palestina tetap menggema

Meski insiden mikrofon sempat memutus pidato, substansi pro-Palestina dari para pemimpin dunia tetap bergema.

Baca Juga: 352 Siswa keracunan massal di Bandung Barat, Dedi Mulyadi janji evaluasi program MBG

Seorang delegasi bahkan berkomentar usai sesi pidato Carney.

“Pengakuan itu sudah didengar dengan lantang, bahkan jika mikrofonnya tidak bersuara.” tukasnya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X