Kondisi korban bus maut rombongan nakes Jember di Jalur Bromo, 3 orang pulang, 21 masih dirawat

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Selasa, 16 September 2025 | 19:20 WIB
Terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan bus rombongan tenaga kesehatan (Nakes) RS Jember di kawasan Jalur Bromo, Probolinggo, Jawa Timur (Jatim) (X.com/@AnisLaba)
Terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan bus rombongan tenaga kesehatan (Nakes) RS Jember di kawasan Jalur Bromo, Probolinggo, Jawa Timur (Jatim) (X.com/@AnisLaba)

GENMILENIAL.ID – Update terbaru pasca kecelakaan bus rombongan tenaga kesehatan (nakes) RS Bina Sehat (RSBS) Jember di Jalur Bromo, Probolinggo, terus berdatangan.

Dari 52 penumpang yang menjadi korban, 8 orang meninggal dunia, 44 luka-luka, dan sebagian besar masih menjalani perawatan intensif.

Kapolres Probolinggo, AKBP Wahyudin Latif menjelaskan, kecelakaan diduga akibat rem blong saat bus bernomor polisi P-7221-UG melaju di jalan menurun dan menikung ke kiri.

Bus justru oleng ke kanan hingga menabrak pembatas jalan dan sebuah sepeda motor, Minggu 14 September 2025.

Baca Juga: Kemkomdigi: Pemutaran video Presiden di bioskop bagian dari komunikasi publik pemerintah

“Penyelidikan masih berjalan, kami terus berupaya maksimal menangani tragedi ini,” ujar Latif, Senin 15 September 2025.

Sementara itu, Direktur RSBS Jember, dr Faida menyebut tiga korban yang merupakan perawat RSBS yakni Dwi Puji Lestari, Titik Irma, dan Diana Azizah sudah diperbolehkan pulang pada Selasa 16 September 2025.

“Ketiganya kondisinya membaik setelah menjalani perawatan intensif,” katanya.

Namun, 21 korban lainnya masih dirawat dengan kondisi luka sedang hingga berat. Delapan di antaranya menjalani operasi patah tulang, sementara satu korban menjalani operasi bedah saraf akibat cedera kepala berat.

Baca Juga: Dekatkan layanan kesehatan, PT Dahana gelar pengobatan gratis di Desa Cibalandong

Salah satu korban bernama Betty, yang sedang hamil tiga bulan, kini juga dirawat di RSBS usai dipindahkan dari RSUD dr Moh. Saleh Probolinggo.

Faida menyebut kondisi Betty kritis, namun pihaknya berharap ibu dan bayi dalam kandungan bisa selamat.

Kecelakaan tragis ini terjadi saat rombongan nakes RSBS Jember berangkat liburan syukuran kelulusan S1 menuju Gunung Bromo.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X