Baca Juga: Charlie Kirk tewas ditembak saat debat kampus, tambah daftar panjang korban kekerasan politik di AS
Sejak itu, konflik terus berlanjut. Israel memperluas pendudukan ke Tepi Barat, Gaza, dan Yerusalem Timur, serta membangun permukiman ilegal yang memperkeruh situasi.
Hamas dan konflik modern
Hamas lahir pada akhir 1980-an sebagai respons terhadap pendudukan dan blokade Israel di Gaza.
Bagi sebagian rakyat Palestina, Hamas adalah simbol perlawanan. Namun, strategi militernya sering menuai kritik internasional.
Ketegangan memuncak pada 7 Oktober 2023 ketika Hamas melancarkan serangan yang menewaskan sekitar 1.200 orang di Israel.
Baca Juga: Bupati Subang tegaskan pembangunan harus merata, perbatasan jadi wajah daerah
Israel lalu membalas dengan serangan besar-besaran ke Gaza, menimbulkan korban sipil dalam jumlah jauh lebih besar.
Krisis kemanusiaan di Gaza
Hingga 2025, data Kementerian Kesehatan Gaza mencatat lebih dari 64.000 warga Palestina tewas, sebagian besar perempuan dan anak-anak.
Jutaan orang kehilangan tempat tinggal, sementara PBB menyebut Gaza kini terancam kelaparan masif.
Resolusi terbaru PBB menyoroti blokade dan serangan Israel yang menciptakan 'bencana kemanusiaan' serta menyerukan pembentukan misi internasional untuk melindungi warga sipil.
Baca Juga: Prabowo setujui pembentukan tim investigasi independen untuk usut demo Agustus 2025
Menuju Palestina merdeka?
Sejarah panjang sejak 1947 menunjukkan bahwa akar konflik tidak lepas dari ketidakadilan awal pembagian wilayah.
Artikel Terkait
Bang Onim ungkap kondisi Palestina terkini: Lebih dari 60 ribu warga tewas, butuh doa dan kontribusi nyata
Ribuan warga padati Aksi Bela Palestina di Subang, donasi terkumpul capai Rp1,14 miliar dan logam mulia
Bupati Subang tegaskan dukungan total untuk Palestina: Subang tidak diam!
Emak-emak militan dari Bandung turut ramaikan Aksi Bela Palestina di Subang
Netanyahu keracunan makanan, jalani pemulihan di tengah sorotan global soal agresi ke Palestina
Bangkitkan empati untuk Palestina, Assyifa Peduli ajak yatim nobar film Hayya di puncak Muharram Festival
Desak Israel hentikan kekerasan, Kanada siap akui negara Palestina di PBB