GENMILENIAL.ID – Aktivis sayap kanan Amerika Serikat (AS), Charlie Kirk, tewas ditembak saat memimpin debat terbuka bertajuk 'Prove Me Wrong' di Universitas Utah Valley, Rabu 10 September 2025 waktu setempat.
Pendiri organisasi konservatif Turning Point USA itu meninggal pada usia 31 tahun.
Pelaku disebut menggunakan senapan bolt-action bertenaga tinggi dari atap gedung dekat lokasi acara.
Baca Juga: Bupati Subang tegaskan pembangunan harus merata, perbatasan jadi wajah daerah
Setelah melepaskan tembakan, pelaku melompat turun dan kabur menuju permukiman sekitar. Polisi kini memburu jejaknya melalui kamera keamanan warga.
Komisaris Keamanan Publik Utah, Mason, menegaskan pihaknya memiliki rekaman jelas pergerakan pelaku sebelum dan sesudah penembakan.
“Kami mencari seseorang yang memilih melanggar hak kita, melanggar hak seorang warga negara di negeri ini,” ujarnya.
Kematian Kirk memicu gelombang kecaman luas, baik dari Partai Demokrat maupun Republik, yang sama-sama menolak kekerasan politik sebagai jalan penyelesaian perbedaan pandangan.
Baca Juga: Prabowo setujui pembentukan tim investigasi independen untuk usut demo Agustus 2025
Kirk kini menambah daftar panjang tokoh publik AS yang menjadi korban kekerasan politik dalam 15 tahun terakhir. Beberapa di antaranya:
- Melissa Hortman (2025): Anggota DPR Minnesota ditembak mati bersama suaminya oleh pelaku bersenjata yang membawa manifesto politik.
- Donald Trump (2024): Presiden AS pernah jadi target percobaan pembunuhan saat kampanye di Pennsylvania, menewaskan satu orang. Ia juga hampir diserang di Florida, tetapi digagalkan agen rahasia.
- Steve Scalise (2017): Anggota DPR Partai Republik ditembak saat latihan bisbol amal, mengalami luka serius.
Baca Juga: AHY dukung tim investigasi independen, sebut bisa cegah hoaks dan teori konspirasi
- Gabrielle Giffords (2011): Anggota DPR ditembak dalam acara publik di Arizona, menewaskan enam orang, meski Giffords selamat.
Rangkaian peristiwa ini kembali menyoroti polarisasi politik yang makin tajam dan akses mudah terhadap senjata api di AS, yang terus memperbesar risiko kekerasan politik.***
Artikel Terkait
Elon Musk gagal bujuk Donald Trump batalkan tarif impor, ekonom prediksi harga mobil akan meroket
Presiden AS Donald Trump tunda tarif impor kecuali ke China, namun tetap terapkan 10 persen ke 75 negara termasuk RI
Menperin bongkar RI-Saudi siap duet hadapi perang dagang imbas kebijakan tarif impor Donald Trump
Robert Prevost jadi Paus pertama dari Amerika Serikat, Presiden Donald Trump: Kehormatan besar bagi negara
Elon Musk dukung pemakzulan Donald Trump, ketegangan dua tokoh AS makin memanas
Presiden Prabowo terima telepon dari Donald Trump selama 15 menit, bahas ucapan selamat hingga perdamaian global
Donald Trump desak warga Teheran mengungsi, sebut Israel akan luncurkan serangan besar ke Iran