Dipanggil Prabowo, Kepala BIN dan Kepala Bappisus klaim Indonesia sudah aman pascademo Agustus 2025

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Kamis, 4 September 2025 | 19:37 WIB
Kepala BIN, Muhammad Herindra klaim kondisi Indonesia saat ini sudah aman (Tangkapan layar YouTube Kemendagri)
Kepala BIN, Muhammad Herindra klaim kondisi Indonesia saat ini sudah aman (Tangkapan layar YouTube Kemendagri)

GENMILENIAL.ID — Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Muhammad Herindra memastikan situasi Indonesia kembali kondusif setelah gelombang demonstrasi yang berlangsung sejak 25 Agustus 2025.

“Insya Allah aman,” ujar Herindra usai dipanggil Presiden Prabowo Subianto ke Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis 4 September 2025.

Herindra menyebut kehadirannya untuk menyampaikan informasi penting langsung kepada Presiden, meski enggan merinci lebih jauh isi laporan tersebut.

“Pokoknya ada informasi yang harus saya sampaikan kepada presiden,” singkatnya.

Baca Juga: Kemenag Subang gelar doa dan istighosah bersama malam ini untuk keselamatan bangsa

Selain Herindra, Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) Aris Marsudiyanto juga tampak hadir di Istana.

Aris senada menyatakan kondisi Indonesia kini sudah kembali aman setelah rangkaian aksi unjuk rasa.

“Semuanya aman. Kita harus kompak, semua elemen bangsa juga sudah terlibat,” ucap Aris.

Sebelumnya, demonstrasi besar terjadi di Jakarta dan sejumlah daerah sejak 25 Agustus 2025, dipicu penolakan publik terhadap tunjangan anggota DPR di tengah kondisi ekonomi lesu.

Baca Juga: Aplikasi Byond BSI error, nasabah keluhkan transaksi tertahan hingga pilih tutup rekening

Situasi kian memanas pada 28 Agustus 2025 setelah seorang driver ojek online, Affan Kurniawan, tewas tertabrak kendaraan taktis Brimob.

Aksi kemudian meluas, disertai kericuhan, pembakaran, hingga penjarahan di beberapa kota.

Kini, kondisi berangsur tenang. DPR bersama pemerintah telah memulai audiensi dengan mahasiswa dan perwakilan masyarakat untuk menindaklanjuti 17+8 tuntutan rakyat yang mengemuka.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X