Prabowo gelontorkan Rp1.376 triliun untuk bansos, Makan Bergizi Gratis, hingga subsidi energi

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Selasa, 26 Agustus 2025 | 01:09 WIB
Presiden Prabowo Subianto menyiapkan anggaran Rp1.376,9 triliun untuk sejumlah program prioritas seperti MBG hingga bansos (Instagram/presidenrepublikindonesia)
Presiden Prabowo Subianto menyiapkan anggaran Rp1.376,9 triliun untuk sejumlah program prioritas seperti MBG hingga bansos (Instagram/presidenrepublikindonesia)

GENMILENIAL.ID – Presiden Prabowo Subianto menyiapkan anggaran jumbo senilai Rp1.376,9 triliun dalam APBN 2026 untuk membiayai program-program prioritas yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan, meski tercatat sebagai program pemerintah pusat, pelaksanaan anggaran ini akan didorong di tingkat daerah agar manfaatnya lebih terasa.

“Program prioritas pemerintah yang sebanyak Rp1.376,9 triliun ini sebetulnya namanya pemerintah pusat, tapi itu langsung dilaksanakan di daerah,” ujar Sri Mulyani dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI, Jumat 22 Agustus 2025. 

Baca Juga: Mentan bandingkan harga beras dengan Jepang, Titiek Soeharto: Pendapatan per kapita kita beda

Program sosial berlanjut dan diperluas

Sejumlah program bantuan sosial yang sudah berjalan tetap diteruskan, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Program Indonesia Pintar (PIP), Kartu Sembako, dan iuran Jaminan Kesehatan.

Program Cek Kesehatan Gratis yang dimulai tahun 2025 juga dilanjutkan.

Selain itu, Prabowo mengalokasikan Rp335 triliun untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi murid sekolah, ibu hamil, dan balita.

Ada pula Rp22,5 triliun untuk renovasi dan revitalisasi sekolah, serta Rp27,9 triliun untuk Sekolah Rakyat dan Sekolah Unggulan Garuda.

Baca Juga: Gubernur Sulsel minta daerah tunda kenaikan pajak, tegaskan jangan bebani rakyat

Subsidi energi hingga tunjangan guru

Anggaran besar juga disiapkan untuk subsidi energi dan kompensasi Rp381,3 triliun, subsidi pupuk, subsidi KUR, serta tunjangan profesi guru dan dosen non-PNS senilai Rp63,5 triliun.

“Di dalam ini juga termasuk tunjangan profesi guru yang bukan ASN. Mereka mendapatkan Tunjangan Profesi Guru dan Dosen sebanyak Rp63,5 triliun,” jelas Sri Mulyani.

Tangkapan layar daftar program prioritas pemerintah senilai Rp1.376,9 triliun
Tangkapan layar daftar program prioritas pemerintah senilai Rp1.376,9 triliun (Youtube/Komisi XI DPR RI Channel)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X