GENMILENIAL.ID – Presiden RI, Prabowo Subianto, menyoroti praktik pengoplosan beras yang dinilai sebagai bentuk kejahatan ekonomi berat dan menyengsarakan rakyat.
Ia menyebut negara merugi hingga Rp100 triliun per tahun akibat praktik curang ini.
Hal tersebut disampaikan Prabowo saat menutup Kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Solo, Minggu, 20 Juli 2025.
Dalam pidatonya, Prabowo menyebut banyak pengusaha tidak bertanggung jawab yang memanipulasi kualitas dan harga beras.
Baca Juga: Garuda muda wajib kandaskan Malaysia di laga penentu Grup A Piala AFF U-23 2025
“Kita akan terus tegakkan, masih banyak permainan jahat dari pengusaha yang menipu rakyat. Beras biasa dibilang premium, harga dinaikkan seenaknya,” tegas Prabowo.
Menurutnya, pengoplosan beras bukan hanya pelanggaran hukum biasa, melainkan bentuk subversi ekonomi.
“Ini kejahatan ekonomi luar biasa. Menurut saya, ini termasuk subversi ekonomi, menikam rakyat,” ujarnya.
Ia menilai kerugian tersebut bisa dialihkan untuk mengentaskan kemiskinan.
“Bayangkan kalau Rp1000 triliun dalam 10 tahun, kita bisa hilangkan kemiskinan,” katanya.
Baca Juga: Vanenburg tegaskan wajib menang lawan Malaysia: Ini seperti derbi, bukan main aman
Prabowo mengaku telah memerintahkan Kejaksaan Agung dan kepolisian untuk menindak tegas mafia pangan.
Ia menekankan, perlindungan terhadap rakyat dari praktik dagang curang menjadi prioritas utama pemerintah.
Meskipun demikian, Prabowo menyampaikan optimisme atas ketersediaan cadangan beras nasional yang disebutnya mencapai 4,2 juta ton.
Artikel Terkait
Istana soal Hari Kebudayaan Nasional 17 Oktober: Tak ada unsur cocoklogi dengan ultah Prabowo
Istana jelaskan status Bobby Kertanegara, kucing Presiden Prabowo yang dikawal polisi: Properti negara
Kesepakatan dagang Trump–Prabowo dikritik, warga AS: Konsumen Amerika yang bayar 19 persen tarif!
Di Kongres PSI, Prabowo sebut ajakan 'Kabur Aja Dulu' sebagai rekayasa yang dibiayai koruptor
Yel-yel 'dua periode' sambut Prabowo di Kongres PSI, isyarat politik di balik dukungan kader
Prabowo sentil narasi negatif di medsos: Sorry ye, Indonesia cerah!
Prabowo cerita sukses CEPA ke Jokowi: 10 tahun perundingan dengan Uni Eropa akhirnya tuntas