Yel-yel 'dua periode' sambut Prabowo di Kongres PSI, isyarat politik di balik dukungan kader

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Senin, 21 Juli 2025 | 19:31 WIB
Presiden RI, Prabowo Subianto (Instagram.com/@prabowo)
Presiden RI, Prabowo Subianto (Instagram.com/@prabowo)

 

GENMILENIAL.ID – Suasana penuh semangat menyambut kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam penutupan Kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI) 2025 di Edutorium UMS, Solo, Minggu malam.

Namun sorotan utama bukan hanya pada pertemuan elite politik, melainkan pada yel-yel para kader PSI yang menggema lantang saat Prabowo tiba 'PSI dukung dua periode.'

Yel-yel tersebut terdengar jelas dari para kader yang berbaris menyambut Prabowo sekitar pukul 19.40 WIB, sesaat setelah ia tiba di lokasi kongres usai berkunjung ke kediaman Presiden Joko Widodo di Sumber, Solo.

Dengan semangat, para kader meneriakkan dukungan untuk masa jabatan lanjutan bagi Presiden Prabowo.

Baca Juga: Ruben Onsu klarifikasi soal tak hadir di rumah duka, kolom komentar unggahan ditutup

Seruan ini memantik perhatian publik, terutama karena masa jabatan presiden di Indonesia dibatasi oleh konstitusi hanya dua periode.

Dukungan tersebut pun dipandang sebagian pihak sebagai ekspresi politik simbolik, mengingat Prabowo baru menjalani periode pertamanya setelah terpilih pada Pilpres 2024.

Kehadiran sejumlah tokoh penting dari PSI, termasuk Ketua Umum Kaesang Pangarep dan petinggi partai seperti Raja Juli Antoni dan Grace Natalie, menambah bobot politik acara tersebut.

Tidak hanya itu, sejumlah pimpinan partai lain turut hadir seperti Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia dan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.

Baca Juga: Di Kongres PSI, Prabowo sebut ajakan 'Kabur Aja Dulu' sebagai rekayasa yang dibiayai koruptor

Sebelumnya, dalam pidato usai terpilih kembali sebagai Ketua Umum PSI periode 2025–2030, Kaesang menyampaikan tekadnya untuk membawa PSI menjadi partai yang diperhitungkan di Pemilu 2029.

Presiden Jokowi pun menyampaikan pandangan optimis terhadap masa depan PSI, meski mengingatkan pentingnya proses bertahap.

Hingga saat ini belum ada tanggapan resmi dari pihak Istana maupun PSI mengenai makna yel-yel tersebut.

Namun, seruan itu seolah mencerminkan loyalitas politik sebagian kader PSI terhadap Presiden Prabowo, sekaligus menandai babak baru dinamika politik pasca Pemilu 2024.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X