Iran ancam balasan usai serangan AS, sebut langgar hukum internasional dan piagam PBB

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Minggu, 22 Juni 2025 | 19:44 WIB
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi (tengah) (x.com/araghchi)
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi (tengah) (x.com/araghchi)

GENMILENIAL.IDIran mengecam keras aksi militer Amerika Serikat terhadap tiga fasilitas nuklir utamanya dan menyatakan akan ada konsekuensi jangka panjang.

Pemerintah Iran menyebut tindakan AS sebagai pelanggaran serius terhadap hukum internasional dan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi, menyatakan melalui platform X pada Minggu, 22 Juni 2025, bahwa tindakan militer tersebut tidak dapat ditoleransi.

Baca Juga: Reuni Peterpan kian dekat? akun misterius picu spekulasi, publik bertanya: Akankah Ariel kembali?

Ia menuduh Washington telah mencederai kesepakatan dan hukum internasional, termasuk Traktat Non-Proliferasi Nuklir (NPT).

“Amerika sebagai anggota tetap Dewan Keamanan PBB telah melakukan pelanggaran berat terhadap Piagam PBB, hukum internasional, dan NPT dengan menyerang instalasi nuklir damai Iran,” ujar Araqchi.

Ia menambahkan bahwa peristiwa tersebut sangat keterlaluan dan akan membawa konsekuensi panjang, tanpa menjelaskan bentuk balasan yang mungkin dilakukan Teheran.

Sementara itu, Organisasi Energi Atom Iran juga angkat bicara, menegaskan bahwa program nuklir nasional Iran akan tetap berjalan.

Baca Juga: Emak-emak militan dari Bandung turut ramaikan Aksi Bela Palestina di Subang

Mereka menyatakan bahwa pengembangan teknologi nuklir Iran sepenuhnya bersifat damai dan tidak akan dihentikan akibat tekanan militer.

“Serangan ini adalah pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan dan hukum internasional,” tulis pernyataan resmi lembaga tersebut.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa pasukan AS telah menghancurkan tiga fasilitas pengayaan nuklir Iran, Natanz, Isfahan, dan Fordow yang ia sebut sebagai 'keberhasilan spektakuler' dalam pidatonya pada Sabtu malam waktu setempat.

Trump juga mengultimatum Iran agar memilih antara perdamaian atau serangan lanjutan yang lebih besar.

Baca Juga: Bupati Subang tegaskan dukungan total untuk Palestina: Subang tidak diam!

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X