Diskusi ini membahas sinergi antarsektor untuk menciptakan pengelolaan lingkungan yang tangguh berbasis komunitas.
Refleksi dan komitmen
Kang Akur menutup sambutannya dengan ajakan reflektif kepada seluruh masyarakat Subang untuk menjadikan pelestarian lingkungan sebagai bagian dari gaya hidup dan nilai bersama.
“Menjaga lingkungan sejatinya adalah menjaga kehidupan itu sendiri. Mari kita wariskan bumi yang layak untuk generasi masa depan,” pungkasnya.
Peringatan ini sekaligus menjadi bagian dari semangat Subang Ngabret, yakni Subang yang bergerak cepat, adaptif, dan berdaya dalam menghadapi tantangan lingkungan global.***
Artikel Terkait
ESAI : Keberlanjutan dan pelestarian lingkungan hidup, tanggung jawab kita bersama
Mengambil tema lingkungan hidup dan kewirausahaan, SMPN 1 Cibogo gelar pembelajaran P5
Longsor datang bertubi-tubi di Subang selatan, Mang Eef : Anggaran buat lingkungan hidup kecil banget
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pj. Gubernur Jabar ingin ada terobosan inovasi dalam upaya jaga lingkungan, tidak hanya sekadar seremonial
Jaga ekosistem, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Subang bersihkan saluran air perkotaan dari sampah
‘Ngabret’ janji Reynaldy pasca penetapan dirinya sebagai Bupati Subang 2025-2030: Insya Allah 5 tahun kedepan akan banyak perubahan
Forum Arus Bawah gelar ngopi bareng, bahas arah baru Subang 'Ngabret'