Baca Juga: Mensesneg tegaskan hadiah Rolex dari Prabowo untuk Timnas bukan dari anggaran negara
“Pamanukan punya sejarah panjang, potensi besar. Jangan hanya jadi penonton. Harus jadi pelaku pembangunan,” tegasnya.
Simbol harapan dari utara
Puncak peringatan Milangkala Pamanukan ditandai dengan pemotongan tumpeng dan pelepasan burung merpati oleh Kang Rey bersama Camat Pamanukan, sebagai simbol harapan dan kebangkitan Subang Utara.
Turut hadir dalam acara tersebut antara lain anggota DPRD Subang, jajaran Forkopimcam, Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesra, serta masyarakat dari berbagai desa di Kecamatan Pamanukan.
Sementara itu, Camat Pamanukan Drs. Vino Subriadi menyatakan komitmen penuh masyarakat dalam mendukung program-program Pemkab Subang.
Baca Juga: Mensesneg tegaskan hadiah Rolex dari Prabowo untuk Timnas bukan dari anggaran negara
“53 ribu masyarakat Pamanukan siap melaksanakan program-program yang Bapak canangkan,” ujarnya.
Milangkala Pamanukan ke-115 telah diramaikan sejak awal Juni dengan berbagai pagelaran seni dan budaya lokal lintas etnis, mencerminkan semangat keberagaman dan persatuan masyarakat Subang Utara.***
Artikel Terkait
Ramadan berbagi, Komunitas Guru Penggerak Kabupaten Subang santuni 60 anak yatim di Masjid Agung Al Musabaqoh
ESAI: Kabupaten Subang dan kepemimpinan kaum muda, antara harapan dan tantangan
Kang Rey tegaskan sinergi pembangunan Subang dan Jawa Barat dalam Musrenbang di Cirebon
Turun langsung ke desa, Kang Rey pastikan jalan rusak tak lagi jadi masalah warga
Dukung investasi, Bupati Subang diingatkan untuk rangkul inisiatif lokal
Respons cepat Bupati Subang Reynaldy tinjau tanggul jebol di Pagaden, salurkan bantuan dan koordinasi perbaikan
Tak main-main! Kang Rey siap berhentikan 10 ASN indisipliner, tegaskan reformasi birokrasi dimulai sekarang