Bupati Subang menegaskan bahwa uang ganti rugi dagangan sudah disiapkan, dan uang tunggu dua bulan akan diberikan dalam waktu dekat, meski adanya aksi unjuk rasa ini.
“Intinya sabar, uang dagangan sudah kita ganti, sekarang tinggal uang duduk dua bulan. Rencananya akan kita berikan dalam minggu-minggu ini,” ungkap Kang Rey.
Kang Rey juga mengingatkan bahwa pemerintah memiliki kewajiban untuk memberikan hak-hak masyarakat yang mau bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam penataan tempat berdagang.
“Kalau pedagang tidak mau diurus, tidak mau ditata, ya silakan. Nanti uang ganti rugi dan penempatan berdagangnya bisa diminta ke koordinator-koordinator yang mengajak mereka ke gedung Sate hari ini,” tuturnya.
Baca Juga: Kemenag buka suara soal keterlambatan bus jemputan jemaah haji Indonesia dari Muzdalifah ke Mina
Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak wajib memborong dagangan atau memberikan uang tunggu, karena lapak yang dibongkar tidak berdiri di tempat yang semestinya.
“Seharusnya itu salah, tapi bayangkan, yang salah pun kita coba mencari kebaikan di dalamnya, dengan mengganti dagangannya, memberikan uang duduknya, menempatkan ke tempat yang layak nantinya,” jelas Kang Rey.
Bupati Subang berharap para pedagang bisa sabar dan tidak terpengaruh oleh provokasi.
“Pemerintah tidak ada kewajiban untuk memborong dagangan atau memberikan uang tunggu, kami hanya ingin menempatkan pedagang di tempat yang lebih baik,” tegasnya.***
Artikel Terkait
Viral protes warga ke Bahlil Lahadalia soal aturan gas melon, pedagang asal Banten ini ungkap alasan dirinya berani 'semprot' sang menteri
Skandal dugaan Pertamax oplos mencuat ke publik, pedagang kopi di Karawang ini sesalkan mengantri panjang saat beli Pertalite
Skandal dugaan Pertamax oplos tuai sorotan, pedagang es krim keliling ini singgung mental koruptor yang doyan 'uang haram'
Kisah perjuangan pedagang sate asal Sumut yang berhasil naik haji 2025, buah dari sabar menabung selama 55 tahun
Preman berkedok ormas, pedagang Pasar Induk Kramat Jati setoran Rp1 juta setiap bulan
Wapres Gibran soroti kemudahan transaksi lewat QRIS: Dulu pedagang repot cari kembalian
Bupati Subang kunjungi pedagang bakso korban uang palsu, beri dukungan dan lunasi cicilan