Baca Juga: Banyak makan daging kurban? ini 4 penetral alami yang bisa bantu pencernaan
Dengan lebih dari 203 ribu jemaah Indonesia yang tersebar di 60 markaz di Arafah, jumlah petugas yang terbatas menyebabkan kesulitan dalam pengawasan dan pengaturan penempatan tenda.
“Banyak petugas kelelahan karena harus berjibaku menangani jemaah dalam jumlah besar,” ungkap Muchlis.
Dampak dari persoalan penempatan ini juga merembet pada distribusi makanan dan logistik.
Tidak sedikit jemaah yang tidak mendapatkan jatah makan tepat waktu karena data distribusi tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.***
Artikel Terkait
Wukuf di Arafah jadi puncak ibadah haji, ini rangkaian kegiatan jemaah Indonesia
Sejarah mabit di Muzdalifah, salah satu rangkaian wajib haji usai wukuf di Arafah
Ibadah di Mina pada 10 Zulhijjah: Lempar jumrah hingga tahallul, wajib diketahui jemaah haji
Soal pengembalian dana jemaah haji furoda, Menag: Tergantung pihak travel
Fenomena unik: Masjidil Haram dipenuhi jemaah wanita saat puncak haji di Arafah
Batal berangkat haji, Ruben Onsu fokus sempurnakan shalat usai jadi mualaf
Unggah penampilan baru, Ivan Gunawan ungkap syukur selesai jalani ibadah haji