PDIP ingatkan Prabowo soal hubungan diplomatik dengan Israel: Jangan gegabah langgar konstitusi

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Senin, 2 Juni 2025 | 18:11 WIB
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto bersama Wakilnya, Gibran Rakabuming Raka (Instagram/presidenrepublikindonesia)
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto bersama Wakilnya, Gibran Rakabuming Raka (Instagram/presidenrepublikindonesia)

GENMILENIAL.ID - Ketua DPP PDI Perjuangan, Djarot Saiful Hidayat, mengingatkan Presiden terpilih Prabowo Subianto untuk tidak gegabah dalam membuka hubungan diplomatik dengan Israel.

Menurut Djarot, langkah tersebut sebaiknya ditunda hingga Palestina benar-benar merdeka dari penjajahan.

Ia menegaskan bahwa posisi Indonesia sudah tegas sejak awal, yaitu mendukung kemerdekaan Palestina sesuai dengan amanat konstitusi.

Baca Juga: Satu WNI tewas, dua lainnya ditangkap saat coba masuk Makkah untuk haji ilegal

“Jangan terlalu buru-buru ya (membuka hubungan diplomatik dengan Israel),” kata Djarot kepada wartawan, Minggu, 1 Juni 2025.

Djarot menilai bahwa menjalin hubungan dengan Israel saat Palestina masih berada dalam penjajahan sama saja dengan melanggar Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.

“Kita menginginkan bahwa Palestina harus merdeka,” ujarnya.

Baca Juga: Wamenaker: Ada pengusaha tolak aturan hapus syarat usia dan good looking, tapi ini regulasi negara

“Kalau kita menjadikan hubungan diplomatik nanti dulu, sepanjang masih Palestina menjadi bangsa terjajah, tidak bisa. Karena itu bertentangan dengan UUD,” tegasnya.

Pernyataan Djarot merupakan tanggapan atas ucapan Presiden Prabowo sebelumnya, yang menyatakan bahwa Indonesia siap membuka hubungan diplomatik dengan Israel bila Israel mengakui kemerdekaan Palestina.***

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X