Namun demikian, pihaknya juga menuding Ukraina menggunakan jeda konflik untuk memperkuat militernya dengan dukungan negara-negara Barat.
Untuk diketahui, delegasi Rusia dalam pertemuan ini dipimpin oleh Vladimir Medinsky, ajudan Presiden Vladimir Putin yang juga terlibat dalam pembicaraan damai di tahun 2022.
Baca Juga: Ramai-ramai soal pengerahan TNI di kantor Kejaksaan, Istana Kepresidenan: Ini biasa saja
Ia didampingi oleh pejabat tinggi lain seperti Wakil Menteri Pertahanan Alexander Fomin, Wakil Menteri Luar Negeri Mikhail Galuzin, serta Kepala Direktorat Utama Staf Umum Militer Rusia Igor Kostyukov.
Sementara dari pihak Ukraina, Menteri Pertahanan Rustem Umerov memimpin delegasi dan kembali menekankan bahwa penghentian kekerasan menjadi poin terpenting dalam dialog ini.
Walaupun pembicaraan ini menandai babak baru dalam upaya diplomasi, jalan menuju perdamaian masih penuh rintangan dan belum menunjukkan titik terang.***
Artikel Terkait
Menteri Luar Negeri China serukan perdamaian untuk konflik Rusia dan Ukraina
Presiden Rusia, Vladimir Putin, mantan agen KGB yang membawa Rusia jadi salah satu kekuatan global
Setelah pemain asal Ukraina dan Kediri, Persikas Subang rekrut Muhammad Isa untuk posisi winger, seperti ini jejak karirnya
Satu tersangka ditangkap saat hendak ke Dubai, begini geliat polisi usut tuntas kasus geng rampok Rusia terhadap WNA Ukraina di Bali
Gempar kasus perampokan 'Geng Rusia' ke WNA Ukraina di Bali, intip kilas balik kasus serupa yang pernah viral di medsos
Beberapa negara terlibat peperangan, Hasan Nasbi ungkit lagi ucapan Prabowo saat kampanye Pemilu 2019: Perang makin dekat ke negara kita
Bicara soal perang di negara lain, Hasan Nasbi ungkap ada dampak yang dirasakan Indonesia: Kehidupan kita dan dunia pasti terganggu