Janjikan biaya haji murah, Prabowo klaim akan berjuang lewat diplomasi RI-Saudi

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Selasa, 6 Mei 2025 | 01:05 WIB
Presiden RI, Prabowo Subianto saat resmikan Terminal Khusus Haji dan Umrah di Bandara Soetta, Tangerang, Banten (Instagram.com/@prabowo)
Presiden RI, Prabowo Subianto saat resmikan Terminal Khusus Haji dan Umrah di Bandara Soetta, Tangerang, Banten (Instagram.com/@prabowo)

GENMILENIAL.ID - Presiden RI, Prabowo Subianto menyoroti jemaah haji yang telah menabung cukup lama untuk pergi melaksanakan ibadah haji ke Tanah Suci, Makkah dan Madinah di Arab Saudi.

Hal itu disampaikan Prabowo dalam sambutannya saat meresmikan Terminal Khusus Haji dan Umroh di Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, Minggu, 4 Mei 2025.

Presiden ke-8 RI itu meminta jajaran anggota Kabinet Merah Putih untuk bekerja sama untuk mencari solusi untuk mengurangi biaya haji agar lebih terjangkau bagi warga RI.

Baca Juga: Mahfud MD ungkap tidak peduli dugaan ijazah palsu Jokowi, tak akan pengaruhi kebijakan ayah Gibran saat jabat presiden

"Kita berjuang keras untuk menurunkan biaya haji, semurah-murah yang kita mampu," ungkap Prabowo di hadapan para jemaah haji di Bandara Soetta, Banten.

"Jadi saya minta Menteri Agama, Kepala Badan Haji yang dibantu Penasehat Khusus Presiden bidang Haji untuk koordinasi sebaik-baiknya, mencari solusi untuk mengurangi biaya haji," tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Prabowo mengklaim upaya Pemerintah RI yang sejauh ini telah menurunkan biaya haji sebesar Rp4 juta.

Kendati demikian, sang Presiden RI mengaku masih belum puas terhadap biaya penurunan tersebut.

Baca Juga: Poin diskusi Sri Mulyani dengan Menkeu China, bahas proses nego tarif Trump hingga inisiatif ASEAN Plus 3

"Tapi (penurunan biaya haji) Rp4 juta saya minta dikurangi lagi karena saya belum puas," tegas Prabowo.

"Kita harus yang termurah yang bisa kita capai. Kalau bisa lebih murah dari Malaysia," sambungnya.

Di sisi lain, Prabowo juga menyebut jamaah haji dan umroh RI mencapai lebih dari 2 juta warga.

Angka tersebut mendekati 2,2 juta warga dalam satu tahun. Pada musim puncaknya, jumlah warga yang pergi ke Tanah Suci bisa mencapai 12.000 orang per hari.

Baca Juga: Pasca viral 'Gubernur Konten', Dedi Mulyadi kini minta Rudi Masud terima warga Jabar jadi petani-nelayan di Kaltim

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X