GENMILENIAL.ID - Kepolisian Resor Subang menggelar apel pengamanan dan pemberangkatan ratusan buruh yang tergabung dalam Aliansi Buruh Subang (ABS) menuju Jakarta dalam rangka peringatan Hari Buruh Internasional (May Day), Kamis, 1 Mei 2025.
Apel yang berlangsung di Lapangan Tatag Trawang Tungga Polres Subang ini dipimpin langsung oleh Wakapolres Subang, Kompol Endar Supriyatna dan melibatkan sekitar 375 personel gabungan dari berbagai satuan, termasuk para pejabat utama, perwira, dan Kapolsek jajaran.
Baca Juga: ESAI : Hari buruh dan realitas kelas pekerja di abad 21
Dalam arahannya, Wakapolres menekankan pentingnya menjalankan tugas dengan tanggung jawab, pendekatan humanis, serta menjaga keselamatan pribadi.
Ia mengingatkan bahwa kehadiran aparat bukan untuk membatasi aspirasi, melainkan memastikan penyampaian pendapat berjalan aman dan tertib.
"Anggap para buruh sebagai mitra kita. Tugas kita adalah mengamankan dan memastikan kegiatan ini berjalan aman dan kondusif," ujarnya.
Setelah apel, dilakukan pengecekan senjata api serta pemaparan strategi pengamanan melalui Tactical Wall Game (TWG).
Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan pelanggaran atau penyimpangan, dan seluruh personel dinyatakan siap siaga satu.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Pihak Polres Subang menegaskan komitmennya dalam menjaga situasi kamtibmas serta mendukung kebebasan menyampaikan aspirasi secara demokratis dan damai.***
Artikel Terkait
Polda Metro kerahkan 4.200 personel untuk pengamanan peringatan Hari Buruh
Hari Buruh, Polres Subang dan Forkopimda gelar mancing dan pembagian doorprize, ini pesan AKBP Sumarni!
Hari Buruh Internasional 2024, Dr. Imran minta buruh dan ASN Subang siap hadapi digitalisasi serta jadikan Subang tempat ramah bagi para investor
Polres Subang klarifikasi video viral Aiptu Hendra, tegaskan tidak berniat hina seniman
Polres Subang ungkap 15 kasus narkoba dalam dua bulan, 17 tersangka diamankan
Pasangan suami istri asal Majalengka bobol data pribadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, Polres Subang ungkap modusnya
ESAI : Hari buruh dan realitas kelas pekerja di abad 21