GENMILENIAL.ID - Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Veronica Tan, buka suara mengenai kasus yang terjadi di RSHS Bandung.
Seperti diketahui bahwa beberapa waktu terakhir ramai kasus pemerkosaan yang dilakukan oleh dokter residen anestesi Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Universitas Padjajaran, Priguna Anugerah Pratama, kepada keluarga penunggu pasien
Dari hasil penyelidikan, hingga saat ini terungkap ada 3 korban dari perilaku tak pantas yang dilakukan oleh Priguna.
Salah satu korban kejadian pada 18 Maret 2025 lalu di Gedung Maternal & Child Health Center (MCHC) lantai 7 RSHS Bandung yang dibius hingga tak sadarkan diri dan Priguna langsung melancarkan aksi bejatnya.
Modus yang ia lakukan adalah dengan melakukan cek darah pada korban yang saat itu tengah menunggu ayahnya yang sedang dirawat di ICU.
Veronica Tan mengatakan bahwa pelaku harus dihukum berat agar ada efek jera atas tindakannya.
“Ingin ada hukum jera, jadi ada efek jera dari hukuman maksimal,” ujar Veronica saat mengunjungi RSHS Bandung pada Senin, 14 April 2025.
“Jadi ini memang seorang oknum sebenarnya yang berbaju dokter ya, jadi karena seorang oknum yang bermasalah, tapi bagaimana hukum yang setimpal, yang semaksimalnya,” imbuhnya.
Ia menambahkan bahwa korban harus menjalani hidup dengan trauma akibat perbuatan tersebut.
“Korban itu kan ada trauma, jalannya hidupnya masih panjang,” tambahnya.
Veronica juga menyoroti langkah-langkah selanjutnya untuk menolong korban lepas dari traumanya di masa depan.
“Bagaimana menolong korban itu sampai bebas dari trauma, belum lagi efek-efek yang terjadi akibat ya tanda petik perlakuan kekerasan seksual ini,” tandasnya.***
Artikel Terkait
Meski keluarga korban pemerkosaan dokter PPDS beri maaf pada pelaku, tetap minta keadilan
Sambil menunggu hasil penyidikan, IDI siapkan proses pemecatan oknum dokter PPDS pelaku pemerkosaan keluarga pasien RSHS Bandung
Ketum IDI soroti pengawasan lemah rumah sakit terkait kasus pemerkosaan dokter residen pada keluarga pasien di RSHS Bandung
Menyoal kasus pemerkosaan PPDS di RSHS Bandung, Ketum IDI sentil soal etika: Sumpah dokter sudah sebegitunya
Menkes pertanyakan dokter residen anestesi pelaku pemerkosaan keluarga pasien bisa mendapatkan obat bius dengan mudah: Kenapa bisa turun?
Telah ditetapkan sebagai tersangka, dokter kandungan di Garut lancarkan aksinya dengan modus minta antar ke kos
Sebelum Viral, dokter kandungan yang cabuli pasiennya pernah ditonjok suami pasien