Baca Juga: SBY Kenang momen rekaman bareng Titiek Puspa: 3 Bulan yang lalu, bersama 35 musisi Indonesia
"Belum (lapor), namun sudah dikomunikasikan dengan kuasa hukumnya," tambah Surawan.
Dalam penyelidikan awal terhadap dua korban baru ini, modus yang dilakukan Priguna ternyata identik dengan yang dialami korban FH.
Dokter tersebut terlebih dahulu membius korbannya dengan dalih pemeriksaan medis sebelum melancarkan tindakan kejahatannya.
"Modusnya sama," tegas Surawan.
Dengan terungkapnya korban-korban baru, pihak kepolisian membuka peluang kemungkinan bertambahnya jumlah korban dalam kasus ini.
Polisi pun mengimbau masyarakat yang pernah mengalami kejadian serupa untuk segera melapor ke pihak berwajib agar proses hukum bisa berjalan secara menyeluruh.
Kasus yang melibatkan tenaga medis seperti ini menimbulkan keprihatinan mendalam, terutama karena dilakukan oleh pelaku yang seharusnya mengemban kepercayaan tinggi sebagai bagian dari tim layanan kesehatan.
Polisi menyatakan komitmennya untuk menuntaskan kasus ini hingga tuntas dan memberikan perlindungan kepada seluruh korban.***
Artikel Terkait
Polisi tetapkan ada 2 korban tambahan dari dokter PPDS cabul, terungkap keduanya merupakan pasien: Masih di rumah sakit
Dokter PPDS yang rudapaksa anak pasien RSHS ditetapkan sebagai tersangka, STR dicabut permanen dan tidak bisa praktik lagi
Viral dokter kandungan di Garut lakukan pelecehan seksual saat periksa USG pada pasien
Dokter kandungan di Garut diduga lakukan pelecehan seksual, banyak korban diiming-imingi periksa dan USG 4D gratis
Korban speak up, dokter kandungan di Garut yang diduga lakukan pelecehan saat USG ternyata pernah mengancam bakal batalkan operasi pasien
Ternyata pemain lama? Dinkes Garut ungkap 2024 pernah terima laporan pelecehan seksual yang diduga dilakukan dokter kandungan yang saat ini viral
Meski keluarga korban pemerkosaan dokter PPDS beri maaf pada pelaku, tetap minta keadilan