"Kasus ini diusut sampai tuntas, mudah-mudahan bisa terungkap senetral, sebersih mungkin, supaya tidak ada korban lain. Semoga Polda bisa menegakkan hukum seadil-adilnya," tegas A.
Sementara itu, penasihat hukum Priguna, Ferdy Rizky Adilya, menyampaikan bahwa kliennya telah menyesali perbuatannya dan siap menerima konsekuensi.
"Sebelum pemberitaan di media saat ini berkembang, klien kami melalui perwakilan keluarga telah bertemu dan menyampaikan permintaan maaf kepada korban dan keluarganya. Akhirnya, permasalahan ini dapat diselesaikan dengan baik secara kekeluargaan," ujar Ferdy.
“Klien kami bersedia bertanggung jawab di depan hukum dan akan menerima konsekuensi atas perbuatannya, termasuk konsekuensi terburuk dalam hubungan rumah tangganya,” tambahnya.***
Artikel Terkait
Kejamnya dokter PPDS perkosa anak dari pasien yang sedang alami masa kritis dan kini meninggal dunia
Polisi tetapkan ada 2 korban tambahan dari dokter PPDS cabul, terungkap keduanya merupakan pasien: Masih di rumah sakit
Dokter PPDS yang rudapaksa anak pasien RSHS ditetapkan sebagai tersangka, STR dicabut permanen dan tidak bisa praktik lagi
Viral dokter kandungan di Garut lakukan pelecehan seksual saat periksa USG pada pasien
Dokter kandungan di Garut diduga lakukan pelecehan seksual, banyak korban diiming-imingi periksa dan USG 4D gratis
Korban speak up, dokter kandungan di Garut yang diduga lakukan pelecehan saat USG ternyata pernah mengancam bakal batalkan operasi pasien
Ternyata pemain lama? Dinkes Garut ungkap 2024 pernah terima laporan pelecehan seksual yang diduga dilakukan dokter kandungan yang saat ini viral