"Saya yang salah, karena berasumsi. Seharusnya (saya) baca lebih detail," ungkapnya dengan nada penyesalan.
Lucky menjelaskan bahwa keberangkatannya ke Jepang dilakukan dua hari setelah Hari Raya Idul Fitri.
Ia memandang masa libur tersebut sebagai kesempatan untuk menghabiskan waktu bersama keluarga, karena aktivitas pemerintahan di lingkungan pendopo saat itu juga sedang berhenti.
"Di kantor sudah tidak ada orang, kecuali aspri saya pribadi yang memang tidak dibiayai oleh negara. Dari situlah asumsi saya keluar, kantor tutup, gak ada orang. Ini hari cuti bersama. Saya pergi dan saya pulang sebelum kantor buka, ternyata itu salah. Itu sebabnya saya minta maaf," katanya lagi.
Dalam penjelasannya, Lucky juga berkali-kali menekankan bahwa kekeliruan terjadi sepenuhnya karena kelalaiannya dalam memahami aturan secara menyeluruh.
Dengan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka, Lucky Hakim berharap polemik ini tidak berkepanjangan dan dapat menjadi momentum perbaikan ke depan.***
Artikel Terkait
Karier politik Lucky Hakim, artis sekaligus Bupati Indramayu yang viral usai ditegur Dedi Mulyadi
Latar pendidikan Bupati Indramayu Lucky Hakim usai viral ketahuan liburan tanpa izin dulu dari Gubernur Jabar
Viral diam-diam liburan ke Jepang hingga ditegur Dedi Mulyadi, Lucky Hakim ternyata punya karier mentereng di dunia hiburan
Usai viral liburan tanpa izin ke Gubernur Jabar, Bupati Lucky Hakim ngaku keliru hitung hari kerja
Terancam sanksi usai libur tanpa izin, Lucky Hakim ngaku tak tahu ada aturan pejabat di Lebaran 2025
Pasca viral ditegur Dedi Mulyadi, Lucky Hakim sebut liburan ke Jepang sudah direncanakan sejak tahun 2024
Pasca Viral liburan tanpa Izin ke Dedi Mulyadi, Bupati Lucky Hakim kini diminta bikin Indramayu seindah Jepang