Kejanggalan kematian Juwita, jurnalis Banjarbaru jadi perhatian, pihak kepolisian lakukan penyidikan

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Rabu, 2 April 2025 | 19:35 WIB
Berita duka kematian Juwita, Jurnalis asal Banjarbaru (Instagram/polsek_banjarbaru)
Berita duka kematian Juwita, Jurnalis asal Banjarbaru (Instagram/polsek_banjarbaru)

GENMILENIAL.ID - Pihak kepolisian akhirnya angkat bicara mengenai kasus kematian Juwita (23 tahun), wartawan media online di Banjarbaru yang ditemukan tewas pada Sabtu 22 Maret 2025.

Dugaan awal menyebutkan korban mengalami kecelakaan tunggal, tetapi sejumlah kejanggalan membuat berbagai pihak mempertanyakan penyebab kematiannya.

Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, menegaskan bahwa pihaknya memberikan perhatian khusus terhadap kasus ini dan telah menurunkan tim penyidik untuk mengusut tuntas kematian Juwita.

"Penyelidikan dilakukan Polres Banjarbaru dibackup Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kalsel," ujar Yudha pada Rabu 26 Maret 2025.

Baca Juga: Praktik curang sulap beras medium jadi premium, Mentan: Merugikan rakyat Indonesia

Hingga saat ini, polisi masih mengumpulkan bukti dan menunggu hasil visum untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban.

Yudha meminta publik untuk bersabar agar proses penyelidikan bisa berjalan tanpa gangguan.

"Kami mohon waktu, jangan sampai justru mengganggu proses lidik dan sidik," tambahnya.

Selain itu, pihak kepolisian juga menanggapi dugaan adanya unsur kekerasan dalam kasus ini.

Menurut Yudha, semua kemungkinan masih terbuka, dan pihaknya tidak akan terburu-buru menyimpulkan penyebab kematian sebelum semua bukti terkumpul.

Baca Juga: Kejanggalan kematian Juwita jurnalis Banjarbaru, warga sekitar curigai tidak ada tanda kecelakaan

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Banjarbaru, AKP Ardiansyah, mengatakan bahwa timnya telah memeriksa beberapa saksi, termasuk warga yang pertama kali menemukan jasad Juwita.

Polisi juga sedang mencari rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian untuk mengetahui apakah ada kendaraan atau orang mencurigakan sebelum Juwita ditemukan tewas.

Ardiansyah juga menambahkan bahwa pihaknya akan menelusuri riwayat pekerjaan Juwita, termasuk berita-berita yang pernah ia tulis, guna memastikan apakah ada potensi ancaman yang berkaitan dengan pekerjaannya sebagai wartawan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X