Pelaku penanaman ganja di Bromo bukan dari staf TNBTS, Menhut: Paling nanam singkong

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Senin, 24 Maret 2025 | 14:33 WIB
Potret Kawasan Bromo, Semeru yang diduga terdapat ladang ganja di dalamnya (Instagram.cm/gunungbromo)
Potret Kawasan Bromo, Semeru yang diduga terdapat ladang ganja di dalamnya (Instagram.cm/gunungbromo)

Baca Juga: Sebut kerugian Rp3,4 M, Mendag Budi Santoso segel SPBU di Bogor usai diduga curangi takaran BBM

Mereka membantu proses investigasi dan penyisiran ladang ganja bersama dengan pihak kepolisian.

“Karena ladang ganja itu biasanya ditanam di tempat-tempat yang relatif sulit untuk ditemukan,” ujar Setyawan pada Selasa 18 Maret 2025.

“Kita menurunkan petugas termasuk Kepala Balai Taman Nasional waktu itu, Polhut, Masyarakat Mitra Polhut, dan juga Manggala Agni yang ada di sana, semua turun ke lapangan dibantu dengan teknologi drone,” tambahnya.

Penemuan ladang ganja ini juga membuktikan pentingnya pengawasan kawasan taman nasional agar tidak disalahgunakan untuk aktivitas ilegal.

Baca Juga: Kemenag gelar sidang isbat 1 Syawal 1446 Hijriah pada 29 Maret 2025, total ada 33 titik pantauan hilal di seluruh Indonesia

Keberhasilan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi peningkatan keamanan dan pemantauan lebih ketat di wilayah konservasi.

Dengan adanya penemuan ini, Kemenhut dan pihak kepolisian akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Raja Juli Antoni menekankan bahwa komitmen pemerintah dalam menjaga kawasan konservasi dari aktivitas ilegal akan terus diperkuat.

“Kita akan terus bekerja sama dengan aparat penegak hukum untuk memastikan taman nasional tetap menjadi kawasan konservasi yang bebas dari aktivitas ilegal,” pungkasnya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X