GENMILENIAL.ID - Komunitas Guru Penggerak Kabupaten Subang menggelar santunan bagi puluhan anak yatim di Masjid Agung Al Musabaqoh pada Jumat, 21 Maret 2025.
Kegiatan tersebut digelar sebagai bagian dari agenda perdana guru penggerak Kabupaten Subang dalam mewujudkan visi besar guru sebagai agen perubahan di masyarakat.
Turut hadir sebagai pembicara pada kegiatan tersebut yaitu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Subang, Nunung Suryani dan Ketua PGRI Kabupaten Subang, Aef Saepudin.
Baca Juga: ESAI : Wakaf produktif dan ketahanan finansial lembaga pendidikan
Ketua Panitia Asep Rohmat Nurjaman mengatakan kehadiran guru penggerak di Kabupaten Subang sudah lama, namun untuk berkegiatan baru perdana.
“Dari awal guru penggerak inikan taglinenya, tergerak, bergerak dan menggerakan, tentu menjadi salah satu agen perubahan dilingkungan masyarakat,” kata Asep Rohmat Nurjaman.
“Ini perdana ya, jadi kita sudah lama ada guru penggerak, tapi untuk kegiatan GP berbagi ya taglinenya kita menjadi suatu agen perubahan, mempererat tali silaturahim dan berbagi ke sesama,” sambungnya.
Guru penggerak angkatan 8 ini juga menuturkan bahwa pada kegiatan perdana tersebut ada sekitar 60 anak yatim yang mendapat santunan dari 4 panti asuhan yang ada di Kabupaten Subang.
Baca Juga: Polres Subang gelar Bazar Ramadan Polri Presisi, Kapolri pantau langsung lewat zoom cloud meetings
Asep juga berharap di bulan Ramadan ini, guru penggerak yang ada di Kabupaten Subang bisa menjadi percontohan bagi para guru umumnya agar guru tidak hanya sekedar mengajar di sekolah.
“Ini momen Ramadan, berharap guru penggerak ini bisa menjadi satu percontohan untuk guru-guru pada umumnya bahwa kita di sekolah bukan hanya mengajar ke anak-anak tapi berbagi juga menumbuhkan rasa sosial,” ungkapnya.
Asep juga meminta Pemerintah Kabupaten Subang agar terus mensupport segala kegiatan guru penggerak yang ada di Kabupaten Subang.
“Dengan adanya guru penggerak ini kita membawa tagline ingin adanya perubahan, khususnya di dunia pendidikan bagaimana kita lebih dekat lagi ke anak,” ujarnya.
Artikel Terkait
Teropong dunia pendidikan di daerah, ini kata H. Saenudin terkait guru penggerak dan standar mutu pendidikan
ESAI : Setelah lulus guru penggerak, kok jadi sombong?
ESAI : Guru penggerak, bergerak, menggerakkan, berdampak dan menginspirasi
Jelang peringati Hari Juang TNI AD ke-78, Kodim 0605 Subang berikan santunan kepada para veteran dan warakawuri
Inaugurasi guru penggerak, Pj Bupati Subang harap para guru mampu menjadi media untuk menyongsong Indonesia emas tahun 2045
Peduli korban kecelakaan truk, Kapolres Subang kunjungi rumah keluarga korban dan berikan santunan
Intip keseruan perayaan HUT Perumda TRS ke-44, dari mulai 'Gerak Jalan Sehat' hingga santunan anak yatim